Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MTF Siap Jalankan Skema DP 0% untuk Kendaraan Listrik

PT Mandiri Tunas Finance (MTF), perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor anak usaha Bank Mandiri (Persero), siap menjalankan kebijakan uang muka (down payment/DP) 0 persen dalam pembiayaan mobil ramah lingkungan (hibrida/listrik).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 September 2020  |  15:09 WIB
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance di Jakarta. MTF menargetkan pembiayaan baru kendaraan bermotor pada tahun ini senilai Rp17 triliun.  - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance di Jakarta. MTF menargetkan pembiayaan baru kendaraan bermotor pada tahun ini senilai Rp17 triliun. - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mandiri Tunas Finance (MTF), perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor anak usaha Bank Mandiri (Persero), siap menjalankan kebijakan uang muka (down payment/DP) 0 persen dalam pembiayaan mobil ramah lingkungan (hibrida/listrik).

“DP 0 persen untuk pembiayaan mobil ramah lingkungan (hibrida/listrik). Bisa dilakukan untuk kendaraan operasional perusahaan atau COP/Car Ownership Progam,” kata Direktur MTF Harjanto di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Sementara untuk ritel, menurut Harjanto, masih perlu dipertimbangkan. Alasannya, pembeli kendaraan ramah lingkungan akan didominasi konsumen menengah ke atas (middle up), di mana segmen tersebut tidak membutuhkan DP murah.

“Mereka fokus di interest rate [tingkat bunga],” kata Harjanto.

Sampai saat ini, MTF sudah membiayai kepemilikan 2 unit mobil listrik Tesla, meskipun Harjanto tidak menyebutkan Tesla model apa yang telah dibiayai MTF tersebut.

Selain Tesla, MTF juga siap menyalurkan pembiayaan untuk mobil-mobil listrik lainnya, termasuk Hyundai IONIQ. “Kami masih menunggu launching Hyundai IONIQ di Oktober 2020,” kata Harjanto.

Bank Indonesia beberapa waktu lalu memutuskan untuk merelaksasi ketentuan kredit kendaraan bermotor (KKB) di perbankan. Mulai Oktober BI akan menghapus ketentuan uang muka atau DP bagi kredit kendaraan listrik.

Kebijakan tersebut untuk mendukung pemberian kredit atau pembiayaan kendaraan bermotor yang berwawasan lingkungan, dengan menurunkan DP minimal dari 10 persen menjadi 0 persen.

Mengenai restrukturisasi kredit bagi nasabah terdampak Covid-19 sebagaimana diprogramkan oleh pemerintah, Harjanto mengatakan bahwa sampai sekarang MTF sudah merestrukturisasi pembiayaan 80.000 nasabah terdampak pandemi, dengan nilai total Rp14 triliun.

“Yang jatuh tempo payment kembali pada Juli dan Agustus kemarin, 98 persen mereka kembali bayar normal,” jelas Harjanto. Dan untuk tahun ini, MTF menargetkan pembiayaan baru kendaraan bermotor senilai Rp17 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mandiri tunas finance Pembiayaan Otomotif

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top