Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Volkswagen Copot Kepala Divisi Software Terkait ID.3 dan Golf 8

Volkswagen pada Minggu (12/7/2020) mencopot kepala divisi pengembangan perangkat lunak, Christian Senger, setelah berselisih paham dengan perusahaan karena potensi masalah perangkat lunak pada mobil listrik VW ID.3 dan VW Golf 8.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  22:40 WIB
Volkswagen Copot Kepala Divisi Software Terkait ID.3 dan Golf 8
Brand Board Member for E-Mobility Thomas Ulbrich; dan Christian Senger, Head of the E-mobility Product Line. - VOLKSWAGEN

Bisnis.com, JAKARTA - Volkswagen pada Minggu (12/7/2020) mencopot kepala divisi pengembangan perangkat lunak, Christian Senger, setelah berselisih paham dengan perusahaan karena potensi masalah perangkat lunak pada mobil listrik VW ID.3 dan VW Golf 8.

Surat kabar Handelsblatt dilansir Reuters mewartakan bahwa Senger juga meninggalkan jabatannya sebagai anggota dewan Volkswagen, meskipun CEO VW Herbert Diess berharap ia tetap bertahan.

VW tidak menjelaskan potensi masalah software apa yang bisa terjadi pada VW ID.3 dan VW Golf 8.

Christian Senger adalah mantan orang dalam BMW yang menjalankan Car.Software.Org. Ia dibawa masuk ke VW oleh Herbert Diess saat perusahaan itu sedang bertransisi menuju era mobil listrik.

Senger, yang terlibat dalam proyek mobil listrik BMW i3, membantu Volkswagen membuat platform mobil modular electric drive matrix (MEB).

Divisi perangkat lunak merupakan departemen terpenting dalam pengembangan mobil listrik generasi baru. Mobil jenis itu bergantung pada proses digital dan data, berbeda dengan mobil yang masih menggunakan mesin bakar konvensional.

Volkswagen menolak mengomentari laporan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Volkswagen ID.3

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top