Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

General Motors & Perusahaan Patungan Jual 713.600 Mobil di China

Meskipun ada tantangan besar karena Covid-19, GM terus meningkatkan bauran produksi di China melalui peluncuran produk baru,
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  10:44 WIB
General Motors - Reuters/Rick Wilking
General Motors - Reuters/Rick Wilking

Bisnis.com, JAKARTA — General Motors dan perusahaan patungannya telah menjual lebih dari 713.600 unit kendaraan di China pada kuartal kedua 2020, dengan merek Wuling mengambil porsi terbesar di antara merek lain.

Dalam pernyataan resminya seperti dikutip Senin (6/7/2020), GM menyatakan bahwa meskipun ada tantangan besar karena Covid-19, perusahaan terus meningkatkan bauran produksi di China melalui peluncuran produk baru.

Perusahaan berfokus ke kendaraan mewah, SUV, dan MPV, Cadillac CT4, Buick GL8 Avenir, Buick generasi baru GL8 ES dan GL8 Legacy, dan Chevrolet Blazer yang diperkenalkan pada kuartal kedua pada berbagai platform daring.

Khusus merek Buick, GM telah mengirimkan total 213.500 unit pada kuartal kedua ke seluruh China, naik 7,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Buick memperkuat kepemimpinannya yang sudah lama di segmen MPV dengan memperkenalkan keluarga GL8 Avenir yang serba baru.

Buick akan makin memperkuat portofolio SUV-nya dengan meluncurkan all-new Envision S mendatang.

Pada merek Cadillac, GM telah mengirimkan 58.500 unit kendaraan di China pada periode sama. Dengan peluncuran sedan CT4 pada April lalu, Cadillac sekarang memiliki jajaran produk terkuat dan terlengkap untuk bersaing di segmen mewah yang terus berkembang.

Untuk merek Chevrolet, GM telah mengirimkan lebih dari 77.600 unit kendaraan, setelah meluncurkan pembaruan sedan Monza dan Onix yang populer, dengan varian baru yang menawarkan berbagai pilihan propulsi untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggannya.

Peluncuran SUV menengah-besar Blazer memungkinkan Chevrolet memasuki salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di China.

Pada kuartal kedua 2020, GM dan mitranya di China juga telah mengirimkan 94.100 unit kendaraan merek Baojun. Sedan RC-5 dan RS-7 SUV, anggota terbaru dari jajaran merek ini yang dihiasi logo berliannya, akan segera tiba di pasar.

Merek Wuling juga tumbuh hampir 10 persen, tepatnya 9,7 persen, dari tahun ke tahun menjadi lebih dari 269.800 unit pada kuartal kedua 2020, menunjukkan momentum yang kuat.

Hal ini mempertahankan posisi terdepan dalam kendaraan komersial sambil memperkuat pijakannya dalam kendaraan penumpang melalui pengenalan emblem perak global baru. Produk pertama yang dihiasi emblem baru itu—MPV Victory—akan diluncurkan akhir tahun ini.

Sementara itu, GM mempercepat peluncuran kendaraan energi baru (NEV) tahun ini di seluruh mereknya di China, pasar penting bagi visi nol emisi perusahaan. Hal ini telah melampaui rencananya untuk memperkenalkan 10 NEV antara 2016 dan 2020.

Dengan mengikuti Chevrolet Menlo, Baojun E300/E300 Plus yang serba baru dan model all-electric pertama Wuling, minivan listrik Rong Guang dan Hong Guang Mini EV, baru-baru ini bergabung dengan portofolio. SUV kompak Buick Velite 7 akan segera ditambahkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif general motors

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top