Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mitsubishi Indonesia Naikkan Harga L300 dan Xpander

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menaikkan harga L300 serta Xpander pada bulan ini.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 05 Juni 2020  |  18:42 WIB
Mitsubishi Xpander di IIMS 2019. - BISNIS.COM/
Mitsubishi Xpander di IIMS 2019. - BISNIS.COM/

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menaikkan harga untuk model kendaraan niaga L300 serta Xpander pada bulan ini sebagai upaya perusahaan dalam menyikapi dampak ekonomi akibat virus corona atau Covid-19.

Seperti dikutip dari laman resmi Mitsubishi Indonesia, Jumat (5/6/2020), mobil niaga ringan L300 kini dibanderol Rp191,5 juta untuk varian standar, Rp192 juta varian Pick Up Flat Bed, dan model Cab Chasiss dijual Rp187 juta.

Sebelumnya, ketiga varian tersebut dijual dengan harga masing-masing senilai Rp190,5 juta, Rp191 juta, dan Rp186 juta. Kenaikan harga berkisar Rp1 juta tiap unitnya. 

Sementara itu, Xpander mengalami kenaikan harga dalam rentang Rp2 juta sampai dengan Rp3 juta tergantung varian. Adapun, varian Sport dan Ultimate masing-masing terkerek Rp2,8 dan 3 juta.

Xpander memiliki 8 varian dengan dua pilihan transmisi manual dan otomotis. Model tertinggi, yakni Xpander Ultimate dibanderol Rp275,1 juta, sedangkan varian GLX bertransmisi manual dijual seharga Rp217,8 juta.

Selain itu, perusahaan juga menaikkan harga Xpander Cross. Khusus tipe reguler naik Rp2 juta, sementara varian Premium Package naik Rp3 juta.

Xpander memiliki tiga varian pilihan, pertama Xpander Cross M/T yang kini menjadi Rp272,7 juta, Cross A/T dibanderol Rp282,7 juta, dan Cross Premium Package A/T dijual Rp292,7 juta.

Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI, beberapa waktu lalu mengatakan penyesuaian harga kerap dilakukan perusahaan otomotif karena dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain kenaikan biaya produksi ataupun karena pelemahan rupiah.

“Penyesuaian harga juga kadang-kadang dilakukan karena adanya penambahan spesifikasi dan fitur. Ada pula karena faktor kenaikan bahan bakar minyak [BBM]. Hal-hal itu yang mendorong penyesuaian harga harus dilakukan,” ujarnya.

Dia juga menyatakan penyesuaian harga merupakan salah satu bagian dari strategi bisnis dan kompetisi perusahaan. Meski harus menaikkan harga jual, Mitsubishi memastikan hal itu tetap memperhitungkan nilai terbaik kepada para pelanggan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mitsubishi
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top