Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

April 2020, Penjualan Mobil di Eropa Anjlok 67 Persen

Pendaftaran kendaraan baru tipe komersial di Uni Eropa pada April 2020 anjlok 67 persen, tertekan dampak penguncian sepanjang bulan oleh hampir seluruh negara di kawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  03:50 WIB
April 2020, Penjualan Mobil di Eropa Anjlok 67 Persen
Dua karyawan Volkswagen di pabrik Zwickau memasang lampu depan pada ID.3. Pabrik ini beroperasi kembali sejak 27 April 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti pemakaian penutup mulut/hidung di tempat kerja dengan jarak antarpekerja kurang dari 1,5 meter.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pendaftaran kendaraan baru tipe komersial di Uni Eropa pada April 2020 anjlok 67 persen, tertekan dampak penguncian sepanjang bulan oleh hampir seluruh negara di kawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data European Automobile Manufacture Association (ACEA), tekanan pandemi Covid-19 telah menginfeksi 27 dari anggota Uni Eropa, yang menyebabkan permintaan pasarnya lunglai.

Sejumlah negara, yang menerapkan upaya-upaya mencegahan Covid-19 secara ketat tercatat menderita penurunan penjualan parah, seperti
Spanyol (-87,8%), Italia (-85,5%) dan Prancis (-82,4%).

Tercatat seluruh segmen kendaraan komersial menderita penurunan penjualan pada April 2020.

Adapun sepanjang empat bulan pertama tahun ini, permintaan UE terhadap kendaraan komersial berkontraksi 34,5%, terutama akibat dampak virus corona pada Maret dan April 2020.

Empat negara tercatat menderita pelemahan permintaan hingga 2 digit, yakni Spanyol (-46,6%), Prancis (-41,6%), Italia (-41,4%) dan Germany (-22,5%). Keempatnya merupakan negara pabrikan kendaraan bermotor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Penjualan Mobil Global
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top