Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terdampak COVID-19, Mazda Alami Penurunan Produksi dan Penjualan

Mazda Motor Corporation's menderita penurunan produksi dan penjualan global masing-masing 10 persen dan hampir 12 persen di tengah pasar yang melemah akibat dampak pandemi COVID-19.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 02 April 2020  |  11:24 WIB
Terdampak COVID-19, Mazda Alami Penurunan Produksi dan Penjualan
Siluet mobil SUV Mazda terbaru yang akan dirilis di pameran otomotif Jenewa pada 7-17 Maret 2019. - Mazda
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mazda Motor Corporation's menderita penurunan produksi dan penjualan global masing-masing 10 persen dan hampir 12 persen di tengah pasar yang melemah akibat dampak pandemi COVID-19.

Mengutip laporan Mazda, Kamis (2/4/2020), produksi global Mazda pada dua bulan pertama 2020 turun 10 persen menjadi hanya 225.978 unit, dengan rincian 218.640 kendaraan penumpang dan 7.338 unit kendaraan komersial.

Sementara penjualan globalnya turun 11,8 persen menjadi 209.691 unit dibanding periode sama tahun lalu. Untuk Februari saja, Mazda menjual 97.981 unit, turun 14.2 persen.

Semua penjualannya di berbagai belahan dunia Januari-Februari turun, kecuali di AS. Di pasar domestik Jepang, penjualan 33.003 unit turun 9,7 persen, di AS naik 18,5 persen menjadi 52.006 unit, China 23.393 unit atau turun 32 persen, Eropa 29.752 (-26,2%), di kawasan lainnya 71.537 unit, turun 13,3 persen.

Penjualan global model andalan Mazda pada Februari 2020 juga tidak bagus, CX-5 hanya 30.832 (-13,2%), Mazda3 hanya 15.504 unit (-31,6%), dan CX-30 15.349 unit.

Global Sales

 

Breakdown

February 2020

Jan - Feb 2020

Units

YoY Change (%)

Units

YoY Change (%)

GLOBAL SALES

Domestic Sales

17,812

-10.6

33,003

-9.7

 

U.S.A

28,385

+19.0

52,006

+18.5

 

China

2,430

-79.0

23,393

-32.0

 

Europe

14,161

-26.1

29,752

-26.2

 

Others

35,193

-11.4

71,537

-13.3

Overseas Sales

80,169

-15.0

176,688

-12.1

Total

97,981

-14.2

209,691

-11.8

Menanggapi penyebaran global virus corona baru, banyak negara dengan cepat dan secara ekstensif memperkuat langkah-langkah pencegahan infeksi mereka termasuk menerapkan jam malam, penangguhan bisnis ritel, dan pembatasan kegiatan perusahaan.

Mazda memutuskan untuk menyesuaikan produksi di fasilitas produksi secara global dengan pertimbangan kesulitan dalam pengadaan suku cadang, penjualan yang anjlok di pasar luar negeri, dan ketidakpastian pasar masa depan.

Mazda berencana untuk menunda produksi selama 13 hari dan mengoperasikan shift siang hari hanya selama delapan hari di Pabrik Hiroshima dan Pabrik Hofu dimulai 28 Maret hingga 30 April.

Mazda bermaksud untuk mentransfer bagian dari produksi yang semula dijadwalkan untuk periode ini ke kuartal kedua tahun fiskal yang berakhir Maret 2021 atau lebih baru sambil memantau bagaimana situasi berkembang.

Selama periode ini, operasi administrasi akan dilakukan seperti biasa.

Production

 

Breakdown

February 2020

Jan - Feb 2020

Units

YoY Change (%)

Units

YoY Change (%)

DOMESTIC PRODUCTION

Passenger Vehicles

75,004

-17.2

155,912

-12.9

Commercial Vehicles

1,336

+69.8

2,306

+38.1

Total

76,340

-16.4

158,218

-12.4

OVERSEAS PRODUCTION

Passenger Vehicles

21,937

-28.6

62,728

-2.0

Commercial Vehicles

1,641

-45.6

5,032

-23.2

Total

23,578

-30.1

67,760

-4.0

GLOBAL PRODUCTION

Passenger Vehicles

96,941

-20.0

218,640

-10.0

Commercial Vehicles

2,977

-21.8

7,338

-10.7

Total

99,918

-20.1

225,978

-10.0

Untuk pabrik di luar negeri, Mazda de Mexico Vehicle Operation, tempat produksinya di Meksiko, akan ditutup selama sekitar 10 hari mulai 25 Maret, dan AutoAlliance (Thailand) Co., Ltd., akan menangguhkan produksi 10 hari juga mulai dari 30 Maret.

Mazda akan melanjutkan operasi penjualan di negara-negara tertentu termasuk Jepang dan Cina. Untuk wilayah lain, Mazda akan mengambil tanggapan yang sesuai dengan kebijakan masing-masing negara yang ditujukan mencegah penyebaran virus dan memberikan upaya terbaik untuk meminimalkan dampak pada penjualan dan operasi layanan untuk pelanggan.

"Selain itu, kami akan berupaya meminimalkan dampak pada mitra bisnis lokal yang selalu menunjukkan dukungan mereka," kata Mazda.

Mazda menempatkan prioritas tertinggi pada kesehatan dan keselamatan penduduk lokal, pelanggan dan karyawan dan akan terus mengambil langkah pencegahan infeksi seperti teleworking dan sterilisasi di kantor dan diler Mazda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Produksi Mobil Mazda Motor Corporation

Sumber : Antara, Mazda

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top