Enam Merek Baru Bakal Ramaikan Pasar Otomotif Indonesia

Merek baru roda dua yang bakal hadir dalam IIMS 2020 bahkan belum pernah mengikuti pameran motor di Indonesia.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  19:15 WIB
Enam Merek Baru Bakal Ramaikan Pasar Otomotif Indonesia
Suasan IIMS 2019 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta. - BISNIS.com

Bisnis.com, JAKARTA - Persaingan di pasar otomotif nasional kian sengit. Setidaknya lima pemain baru di sektor roda dua dan satu merek baru di roda empat bakal meramaikan industri otomotif Indonesia. 

Kehadiran produsen anyar itu pun bakal kian jelas dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020. IIMS 2020 dihelat pada 9-19 April di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta.

Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo selaku penggagas IIMS, mengatakan merek baru pada roda dua tersebut bahkan belum pernah mengikuti pameran motor di Indonesia.

"Seingat saya lebih dari 5 brand, tetapi maafkan, saya tidak punya otoritas untuk menyebutkan," ujarnya saat dihubungi Bisnis di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Sejauh ini, agen pemegang merek (APM) roda dua yang menyatakan keikutsertaan adalah AHM, Benelli, Electro, Kawasaki, Kymco, Royal Enfield, Viar, dan Yamaha.

Adapun, produsen roda empat yang sudah terdaftar adalah BMW, DFSK, Honda, Toyota, Wuling, Mazda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, dan Mini. Satu merek lainnya, yang disebutkan sebagai Brand X, juga masuk ke dalam daftar.

Kemungkinan besar, Brand X yang dimaksud adalah Morris Garage (MG), salah satu merek asal Inggris yang telah dibeli oleh perusahaan pelat merah China, Siac Motor. 

"Betul [MG akan masuk Indonesia]," kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Desember 2019.

Hendra mengatakan jumlah APM dalam IIMS tahun ini belum final. Masih ada sejumlah merek lain yang belum bisa diumumkan demi menghormati timeline masing-masing brand.

IIMS 2020 diproyeksikan mampu meraup transaksi hingga Rp5 triliun. Project Manager IIMS 2020 Rudy MF mengatakan target ditetapkan secara realistis dengan mempertimbangkan tren industri otomotif saat ini, baik dari segmen roda dua maupun roda empat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
otomotif, Pameran Otomotif

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top