Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daimler AG Menarik 744.000 Mercedes Akibat Kesalahan Sunroof

Diler akan memeriksa ikatan panel kaca dan mengganti atap geser jika perlu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Januari 2020  |  10:25 WIB
Daimler Mercedes Benz - Reuters
Daimler Mercedes Benz - Reuters

Bisnis.com, WASHINGTON - Produsen mobil Jerman Daimler AG mengatakan pada Sabtu (4/1), menarik 744.000 unit kendaraan Mercedes-Benz di Amerika Serikat dari model tahun 2001 hingga 2011 karena kesalahan pada panel kaca (sunroof) yang bisa terlepas dan menimbulkan bahaya.

Penarikan besar mencakup lebih dari dua lusin kendaraan model C-Class, CLK-Class, CLS-Class dan E-Class. Produsen mobil itu mengatakan ikatan antara panel kaca dan bingkai ruang geser mungkin tidak memenuhi spesifikasi dan dapat menyebabkan sunroof terlepas.

Pemilik yang membayar perbaikan untuk masalah ini akan dapat meminta penggantian dari Daimler. Seorang juru bicara Mercedes-Benz AS mengatakan pada Sabtu bahwa ia tidak memiliki data total kendaraan di seluruh dunia untuk penarikan itu.

"Diler akan memeriksa ikatan panel kaca dan mengganti atap geser jika perlu," kata perusahaan.

Bulan Desember 2019, Mercedes-Benz USA menyetujui penalti sipil sebesar US$20 juta atas penanganan kendaraannya di AS setelah penarikan selama setahun dari pemerintah AS terhadap 1,4 juta kendaraan yang ditarik.

Menurut ketentuan penyelesaian, produsen mobil akan membayar US$13 juta dan menghadapi denda US$7 juta lain jika tidak mematuhi perjanjian. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS mengatakan perusahaan gagal memberi tahu pemilik secara tepat waktu di beberapa penarikan, tidak menyerahkan semua laporan dan tidak melakukan penarikan secara tepat waktu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top