Nissan, Renault, dan Mitsubishi Bentuk Perusahaan Penelitian Otomotif

Bidang usaha baru itu juga bertujuan untuk memperkuat aliansi setelah hubungan perusahaan itu terganggu sejak penangkapan dan pemecatan pimpinan perusahaan Nissan, Carlos Ghosn, menurut laporan itu.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  06:21 WIB
Nissan, Renault, dan Mitsubishi Bentuk Perusahaan Penelitian Otomotif
Chairman Renault Jean-Dominique Senard menghadiri konferensi pers bersama Renault, Nissan dan Mitsubishi di Yokohama, Jepang, 12 Maret 2019. - REUTERS / Kim Kyung/Hoon

Bisnis.com, JAKARTA -- Aliansi Nissan Motor Co, Renault SA, dan Mitsubishi Motors Corp sepakat membentuk sebuah perusahaan baru yang fokus pada penelitian dan pengembangan teknologi otomotif canggih, menurut kantor berita Kyodo News.

Ketiga perusahaan akan mengumumkan rencana konkret merger tersebut pada Januari tahun baru, menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya seperti dikutip Reuters, Minggu (1/12).  

Bidang usaha baru itu juga bertujuan untuk memperkuat aliansi setelah hubungan perusahaan itu terganggu sejak penangkapan dan pemecatan pimpinan perusahaan Nissan, Carlos Ghosn, menurut laporan itu.

Renault, Nissan dan Mitsubishi berencana untuk menunjuk seorang sekretaris jenderal untuk memimpin kemitraan mereka. Tujuannya untuk meningkatkan kerja sama dan memulai kembali operasi bersama.

Sebuah tim kepemimpinan baru ditunjuk untuk Nissan mulai hari ini yang dipimpin oleh Makoto Uchida yang berusia 53 tahun. Dia selama ini menjalankan bisnis pabrik mobil China.

Renault juga mencari kepala eksekutif baru dan menunjuk kepala keuangan, Clotilde Delbos yang bertanggung jawab untuk sementara.

Ghosn ditangkap setahun lalu di Tokyo atas tuduhan pelanggaran kejahatan keuangan meski dia membantahnya. Akan tetapi, Nissan tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait perkembangan baru tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nissan, mitsubishi, renault

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top