Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Kendaraan Komersial Tahun Depan Diprediksi Masih Landai

Faktor global dan harga komoditas membuat pelaku industri otomotif belum berani mematok perkiraan penjualan yang tinggi.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 15 November 2019  |  14:46 WIB
ilustrasi  - Bisnis/Abdullah Azzam
ilustrasi - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaku industri otomotif memproyeksikan penjualan kendaraan komersial pada tahun depan sulit naik signifikan.

Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) Duljatmono memperkirakan penjualan pada tahun depan relatif sama dengan tahun ini. Faktor global dan harga komoditas membuat KTB selaku agen pemegang merek Mitsubishi Fuso di Indonesia, belum berani mematok perkiraan penjualan yang optimistis.

“Berdasarkan prediksi mungkin kita flat saja, apalagi pertumbuhan ekonomi kan hampir sama selama 5 tahun ini. Kita masih perlu lihat sampai Desember, masalahnya situasi sekarang tidak bisa ditebak, karena kita sangat tergantung kondisi ekonomi global,” katanya kepada Bisnis belum lama ini.

Sebelumnya, Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo juga menyatakan bahwa pasar truk pada tahun depan sulit diprediksi. Menurutnya, hal itu akan sangat bergantung pada kondisi ekonomi, baik domestik maupun global.

“Kendaraan komersial itu erat dengan ekonomi, karena kalau tidak ada kerjaan orang tidak akan beli truk, beda dengan sedan kalau bosan bisa beli lagi. Misalnya ada duit tapi tidak ada kerjaan ya tidak akan beli, jadi kalau ekonomi growth bagus pasti penjualan growth,” katanya kepada Bisnis.

Dia mengaku belum dapat memberikan gambaran pasti terkait pertumbuhan penjualan pada tahun depan. Namun, dia meyakini bahwa penjualan tahun depan tidak akan banyak berubah.

“Jadi, ya kira-kira sama dengan tahun inilah, ya beda-beda tipis. Tapi gambaran lengkapnya nanti di akhir tahun setelah kami susun target, ini baru gambaran sementara,” ujarnya.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Baik Hino maupun Fuso sama-sama mencatatkan penurunan penjualan pada tahun ini, masing-masing sebesar 20,4% dan 23,3%. Sepanjang Januari—September 2019, penjualan keduanya masing-masing tercatat sebanyak 22.234 unit dan 30.738 unit.

Adapun, secara total penjualan kendaraan komersial sepanjang Januari—September mencapai 174.563 unit, menurun 14,68% dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 204.603 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kendaraan komersial
Editor : Galih Kurniawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top