Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penggagas Xpander Beberkan Strategi Bisnis Mitsubishi di Indonesia

Takao Kato yang belum genap satu tahun menduduki posisi puncak Mitsubishi pernah menjabat sebagai kepala pabrik yang memproduksi Xpander di Indonesia.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 13 November 2019  |  09:24 WIB
Penggagas Xpander Beberkan Strategi Bisnis Mitsubishi di Indonesia
Xpander Cross - Bisnis/Ilman A Sudarwan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kelahiran Xpander pada 2017 tak lepas dari visi Takao Kato, CEO Mitsubishi Motors Corporation. Kini Mitsubishi kembali merilis Xpander versi Crossover di Indonesia.

Kato yang belum genap satu tahun menduduki posisi puncak Mitsubishi itu pernah menjabat sebagai kepala pabrik yang memproduksi Xpander di Indonesia.

“Sebelum penugasan sebagai CEO pada Juni, saya sebelumnya merupakan kepala pabrik Xpander di Indonesia dan saya terlibat dalam pengembangannya di Indonesia,” ujarnya, Selasa (12/11/2019).

Dia mengatakan bahwa pengalaman itu membuatnya memahami pentingnya posisi Indonesia di pasar global bagi Mitsubishi. Dia menyatakan akan bersikap kolaboratif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kerja sama dengan pemerintah dan swasta di Indonesia.

Kato menyatakan Indonesia adalah negara induk Xpander di seluruh dunia. Kehadiran pabrik di Indonesia tidak hanya memenuhi permintaan kebutuhan dari dalam negeri, melainkan juga untuk dipasarkan ke luar negara. Mobil ini sudah diekspor ke 13 negara dengan jumlah lebih dari 80.000 unit.

Guna mendorong peran Xpander sebagai salah satu model terlaris Mitsubishi di Tanah Air, pihaknya memutuskan untuk merilis Xpander Cross pada Selasa (12/11/2019). Dia menyatakan model ini akan lebih mewakili DNA Indonesia.

“Mobil ini dikembangkan untuk Indonesia, disesuaikan dengan pasar Indonesia. Kami siap sekali buat perkenalkan model baru ini, yang akan lebih mewakili DNA Inodneisa dan lebih banyak rasa SUV dan petulangan dalam model ini,” ujarnya.

Selain model baru, pihaknya akan menambah kapasitas produksi hingga menjadi 220.000 unit per tahun pada 2020. Investasi yang digelontorkan untuk mewujudkan hal itu mencapai sekitar Rp500 miliar. Ekspansi ini juga diharapkan dapat mendorong kapasitas ekspor dari Indonesia.

“Tahun ini terakhir kita menikmati kapastias produksi yang lama, tahun depan kami akan nikmati kapasitas produksi yang baru. Saya saudah keliling dunia dan ternyata banyak negara yang belum punya Xpander, oleh sebab itu ini menjadi perhatian kami untuk melihat pasar dan melakukan peningkatan jika diperlukan,” katanya.

Kendati demikian, dia menyatakan pihaknya belum berencana mendirikan pusat riset dan pengembagan di Indonesia karena sudah ada di Thailand. Padahal, wacana itu pernah disampaikan oleh pendahulunya di tampuk pimpinan Mitsubishi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mitsubishi Xpander
Editor : Galih Kurniawan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top