Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenperin Dorong Wuling Ekspor Kendaraan Listrik ke Australia

Pasalnya, pasar Australia terbuka untuk kendaraan listrik karena telah memiliki perjanjian kerja sama AI-CEPA.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 26 September 2019  |  00:35 WIB
Mobil Listrik Wuling E100.  - Foto Bisnis.com
Mobil Listrik Wuling E100. - Foto Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian Ailangga Hartarto mendorong Wuling Motors untuk memproduksi kendaraan listrik yang dapat diekspor ke Australia. Pasalnya, pasar Australia terbuka untuk kendaraan listrik karena telah memiliki perjanjian kerja sama AI-CEPA.

“Memang tidak disampaikan, tapi tadi saya perhatikan tahun 2022 [produksi kendaraan listrik]. Dengan TKDN 40% bisa ekspor ke Australia dan di sana ada jaringan General Motors. Ini peluang di depan mata karena kendaraan ini juga diminati di Australia,” ujarnya di sela-sela acara Export Ceremony Wuling Motor, Together With Indonesia To The World di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (25/9/2019).

Airlangga menuturkan Wuling memiliki semua teknologi untuk kendaraan listrik seperti hibrida colokan (plug-in hybrid electric vehicle/PHEV) hingga berbasis baterai. Pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait kendaraan bermotor listrik untuk pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri.

Dia menyebutkan insentif pajak penjualan kendaraan listrik bakal ditetapkan 0% sehingga mendorong masyarakat untuk mulai menggunakan kendaraan listrik. Selain itu, pemerintah juga menyediakan insetif lainnya seperti untuk riset dan pengembangan serta pendidikan vokasi.

“Wuling juga telah memiliki autonomous vehicle. Jadi teknologinya sudah sangat maju,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Wuling Motors
Editor : Galih Kurniawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top