Digelontor US$120 Juta, TuSimple Kebut Produksi Truk Long Haul Swakemudi

Perusahaan rintisan produsen truk swakemudi TuSimple menyatakan suntikan dana US$120 juta dari investor akan digunakan untuk berekspansi di lini bisnis armada truk jarak jauh atau long haul.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 18 September 2019  |  08:23 WIB
Digelontor US$120 Juta, TuSimple Kebut Produksi Truk Long Haul Swakemudi
Truk swakemudi - TuSimple

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan rintisan produsen truk swakemudi TuSimple menyatakan suntikan dana US$120 juta dari investor akan digunakan untuk berekspansi di lini bisnis armada truk jarak jauh atau long haul.

TuSimple mengklaim, secara keseluruhan perusahaan mendapatkan dana sekitar US$215 juta dari skema fundraising yang dilakukan. Mereka mengklaim bahwa penggalangan dana oversubscribed.

Total jenderal dana yang telah mereka himpun mencapai US$398 juta. Sejumlah nama perusahaan modal ventura terkemuka seperti CDH Investment dari China, Levender Hill Capital dari Hongkong, dan Mando Corp dari Korea Selatan tercatat sebagai investor mereka.

Selain itu, ada pula UPS Venture, perusahaan modal ventura milik United Parcel Service Inc. Terakhir, ada nama perusahaan media daring China Sina Corp dan Nvidia Corp dari Amerika Serikat yang turut terlibat dalam penggalangan dana perusahaan itu.

Korporasi besar dari Silicon Valley dan para produsen otomotif tengah berlomba-lomba untuk mewujudkan kendaraan swakemudi yang benar-benar dapat beroperasi. Beberapa perusahaan lain telah mencobanya dan menemui kegagalan.

Salah satunya adalah anak usaha General Motors Co, Cruise yang bekerja sama dengan Uber Technologies Inc. Kerja sama ini mandek lantaran pengembangan dinilai terlalu sulit dan terlalu mahal, khususnya untuk mengembangkan teknologi yang dapat mengantisipasi dan merespons keberadaan manusia di kawasan urban.

Namun demikian, truk swakemudi dinilai menjadi peluang yang lebih mungkin dilakukan. Operasional kendaraan komersial yang biasanya dilakukan pada malam hari dinilai akan lebih ideal untuk kendaraan swakemudi.

Dikutip dari Reuters, CFO TuSimple Cheng Lu menyatakan bahwa tujuan mereka saat ini adalah untuk memproduksi truk swakemudi secara massal pada 2023.

Hingga rencana itu terealisasi, perusahaan rintisan itu akan berekspansi dengan meningkatkan layanan mereka kepada konsumen mereka di Amerika Serikat.

TuSimple saat ini masih mengoperasikan kendaraanya dengan seorang pengemudi dan mekanik pada setiap truk dan freight. Meski demikian, sebagian teknologi swakemudi yang mereka kembangkan juga terus diuji.

Sebelumnya, perusahaan ini juga telah melakukan percobaan selama dua pekan untuk melayani layanan U.S. Postal Services pada awal tahun ini. Dalam percobaan itu, mereka mengelola pengiriman surat di tiga negara bagian di wilayah Barat Daya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri otomotif

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan
Top