Produksi Sepeda Motor Listrik Ditargetkan Capai 2 Juta Unit pada 2025

Kementerian Perindustrian menargetkan industri sepeda motor lokal dapat meningkatkan kapasitas produksi menjadi 10 juta unit pada 2025 dengan kontribusi electric vehicle bike (EVB) sebesar 20% atau 2 juta unit.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  12:31 WIB
Produksi Sepeda Motor Listrik Ditargetkan Capai 2 Juta Unit pada 2025
ilustrasi - BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perindustrian menargetkan industri sepeda motor lokal dapat meningkatkan kapasitas produksi menjadi 10 juta unit pada 2025 dengan kontribusi electric vehicle bike (EVB) sebesar 20% atau 2 juta unit.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan hal tersebut sejalan dengan janji pemerintah pada Perjanjian Paris untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% pada 2030.

Dia mengatakan pencapaian target tersebut harus didukung dengan terbentuknya industri pendukung EV yakni industri baterai. Menurutnya, perlu ada perkembangan investasi dalam produksi sel baterai.

Adapun, investasi terkait mine concetrate and refinery dan produksi elektrokemikal telah dikucurkan di Kawasan Industri Morowali.

Pihaknya sedang mempromosikan investasi industri sel baterai. Menurutnya, ada beberapa calon investor yang melakukan penjajakan dan berminat untuk berinvestasi di dalam negeri.

“Salah satu hal penting dalam percepatan industri kendaraan listrik adalah penyiapan industri pendukungnya sehingga mampu meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, terutama penyiapan industri power control unit (PCU), motor listrik dan baterai,” katanya belum lama ini.

Kemenperin akan melakukan proyek percontohan penggunaan sepeda motor listrik di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat dan Provinsi Bali. Proyek tersebut merupakan salah satu langkah kementerian dalam mempercepat penggunaan EV di dalam negeri.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto dalam keterangan resmi mengatakan proyek percontohan tersebut digelar bekerja sama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan Grab Indonesia.

Kedua perusahaan transportasi daring tersebut akan mewakili pengguna motor listrik lantaran keduanya memiliki ratusan ribu mitra pengemudi dan puluhan juta pengguna aktif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Sepeda Motor Listrik

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top