Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Momentum Sudah Lewat, Target Penjualan 1,1 Juta Kendaraan Sulit Dicapai

Realisasi penjualan Januari-Juli tercatat sebanyak 570.331 unit, turun 13,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau setara dengan 52% dari target 1,1 juta unit tahun ini.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  08:57 WIB
ilustrasi. - JIBI
ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA — Penjualan wholesales kendaraan selama Januari-Juli 2019 masih melambat. Realisasi penjualan pada periode ini tercatat sebanyak 570.331 unit, turun 13,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau setara dengan 52% dari target 1,1 juta unit tahun ini.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diolah PT Astra Internasional Tbk., mencatat hampir semua merek mencatatkan perlambatan penjualan. Kontraksi pasar ini melanjutkan perlambatan yang terjadi sejak awal 2019. Padahal Gaikindo menargetkan penjualan kendaraan pada tahun sebanyak 1,1 juta unit atau sama dengan 2018.

Agen pemegang merek (APM) pun telah berupaya mengerek penjualan melalui beragam cara. Tahun ini hampir semua merek merilis produk baru ataupun melakukan penyegaran produk.

Selain itu, beragam program penjualan juga terus dilakukan seperti keringanan uang muka, cicilan ringan, dan promo lainnya. Dua pameran otomotif juga telah dihelat, tetapi dampaknya belum terasa.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiskus Soerjopranoto mengatakan, untuk mencapai target 1,1 juta unit tahun tergolong cukup berat. Pasalnya, selisih yang harus dikejar cenderung membesar dari sekitar 72.074 pada semester I/2019 menjadi 90.916 unit pada Juli 2019.

"Jadi industri otomotif minus dari 70.000 an unit ke 90.000an ini membesar. Dengan kata lain market berat sekali untuk kejar 1,1 juta unit," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (20/8/2019).

Soerjo berpendapat, secara makro penjualan otomotif terdampak pemilu kemarin yang disusul dengan perang dagang anatar Amerika Serikat dan China yang memengaruhi nilai tukar. Alhasil, pelaku usaha wait and see untuk melihat perkembangan ekonomi.

Menurutnya, momentum penjualan otomotif juga sudah lewat karena Lebaran dan dua pameran otomotif sudah dilakukan. Penjualan diharapkan meningkat pada kuartal IV/2019 karena perusahaan rental (fleet) biasanya melakukan pembelian pada akhir tahun, sedangkan diler memberikan diskon akhir tahun.

"Mudah-mudahan pengenalan produk baru dan program penjualan di sisa 5 bulan ini bisa memperkecil gap penjualan kendaraan di Tanah Air," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penjualan mobil
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top