Suzuki Carry Incar 60% Pangsa Pasar Pikap

PT Suzuki Indomobil Sales mengincar 60% pangsa pasar pikap ringan melalui Carry pada akhir tahun ini.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  17:37 WIB
Suzuki Carry Incar 60% Pangsa Pasar Pikap
All-New Suzuki Carry mengincar sektor usaha kecil dan menengah. - suzuki.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales mengincar 60% pangsa pasar pikap ringan melalui Carry pada akhir tahun ini. Pada semester I/2019, Suzuki mengklaim Carry telah mencaplok 56,3% pangsa pikap.

Makmur, 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, sebagai produk legendaris Suzuki, pencapaian semester I/2019 menegaskan bahwa Suzuki Carry Pick Up menjadi raja pikap di Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan konsumen yang telah memilih Suzuki Carry Pick Up sebagai partner bisnisnya,” ujarnya melalui laman resmi Suzuki, Senin (15/7/2019).

Data SIS mencatat, Suzuki Carry pikap meraih penjualan sebanyak 23.713 unit selama 6 bulan pertama 2019. Perolehan ini menjadikan Suzuki Carry pikap sebagai penyumbang terbesar dengan kontribusi 50% dari total penjualan Suzuki.

Makmur mengatakan, dengan tren positif pada semester I/2019, Suzuki optimis Carry dapat meraih 60% pangsa pasar pikap ringan pada akhir tahun ini.

Makmur mengatakan, selain performa tangguh, perolehan tinggi penjualan Suzuki Carry pikap pada semester I/2019 juga ditunjang oleh berbagai penawaran menarik yang diberikan oleh setiap diler Suzuki.

Suzuki menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan leasing sehingga konsumen dapat memiliki New Carry Pick Up dengan uang muka dan biaya angsuran yang menarik.

Menurutnya, minat konsumen terhadap Suzuki Carry pikap juga dikarenakan Suzuki Carry dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Proses yang dibutuhkan untuk mendapatkan New Carry modifikasi adalah sekitar 1 hingga 3 bulan, sesuai dengan model yang dibutuhkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pasar Pikap, suzuki

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top