Mobil Listrik Hibrida Masih Terlalu Mahal, Ini Daftar Harganya

Penggodokan regulasi terkait kendaraan listrik yang belum usai menjadi salah satu penyebab harga kendaraan hibrida masih melambung tinggi. Pasalnya, untuk menekan harga diperlukan insentif dan harmonisasi pajak bagi kendaraan-kendaraan bermesin 'ganda'.
Aprianus Doni Tolok | 08 Maret 2019 21:20 WIB
GM Technical Service Division Toyota Astra Motor Dadi Hendriadi memperlihatkan mobil Toyota New Alphard 2.5 G Hybrid yang diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015, di ICE SCBD, Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (22/8). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penggodokan regulasi terkait kendaraan listrik yang belum usai menjadi salah satu penyebab harga kendaraan hibrida masih melambung tinggi. Pasalnya, untuk menekan harga diperlukan insentif dan harmonisasi pajak bagi kendaraan-kendaraan bermesin 'ganda'.

PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengakui sebelum ada kepastian regulasi hal ini menjadi tantangan untuk meluncurkan produk hybrid tetapi dengan harga yang masih dapat dijangkau konsumen di Indonesia.

Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmy Suwandy mengatakan bahwa pihaknya terus berdiskusi dengan prinsipal Toyota terkait penentuan harga produk hybrid. Menurutnya, dengan harga kendaraan hybrid yang terjangkau maka dengan sendirinya pasar hybrid pun menjadi lebih besar dan akan membantu proses transisi pengguanaan bahan bakar konvensional menjadi bahan bakar listrik.

"Itu [harga] masih menjadi challange kita. Kita masih coba disukusikan dengan prinsipal terkait harga yang terbaik. Lalu, dengan adanya program pemerintah, harga hybrid harusnya dapat lebih terjangkau dan lebih kompetitif bila dibandingkan dengan kondisi sekarang," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Rencananya, tahun ini Toyota akan meluncurkan C-HR versi hybrid. Namun, sampai saat ini TAM belum memutuskan kisaran harga produk tersebut.

"Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan. Persiapan bukan hanya dari produk tapi hingga kesiapan diler termasuk cara pemasaran, servis atau purnajual karena ini [kendaraan] hybrid. Namun, sudah atau belum diputuskannya regulasi, sesuai rencana, kami akan tetap mengenalkan [C-HR hybrid] tahun ini," imbuhnya.

Saat ini terdapat enam produk hybrid yang telah dipasarkan di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, Toyota memiliki dua model yakni Camry dan Alphard, Lexus dengan LS 500, Nissan dengan X-Trail, dan Suzuki dengan Ertiga Diesel GX. Dalam penjualan di sepanjang 2018, Suzuki Ertiga Disel GX Hybrid yang paling laku di pasaran yakni terjual hingga 640 unit.

Kemudian disusul Toyota Camry Hybrid dengan penjualan 25 unit, Alphard Hybrid yang terjual 5 unit dan Lexus LS 500 Hybrid dengan 1 unit. Minimnya unit hybrid yang terjual digadang-gadang karena harganya yang tidak dapat dijangkau konsumen pada umumnya.

Harga Mobil Hibrida

- Toyota All New Camry 2.5 Hybrid, 2500cc, Rp806,6 juta
- Toyota Alphard 2,5 Hybrid, 2.494, Rp1,5 miliar
- Lexus LS 500 Hybrid, 3.445cc, Rp4,3 miliar
- Suzuki New Ertiga Diesel GX Hybrid, Rp228,5 juta
- Nissan New X-Trail Hybrid 2.0 CVT, Rp664,7 juta

Tag : mobil hybrid
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top