Skutik Jadi Sepeda Motor Pilihan Utama Masyarakat Indonesia

Segmen skuter matik alias skutik masih mendominasi penjualan pasar sepeda motor per Januari 2019. Segmen ini menguasai hingga 87,6% pasar atau terjual hampir 500.000 unit dari total 569.126 unit.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  18:40 WIB
Skutik Jadi Sepeda Motor Pilihan Utama Masyarakat Indonesia
Jajaran manajemen PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memperkenalkan skutik All New X-Ride 125 di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (30/6 - 18). /ANTARA
Bisnis.com, JAKARTA – Segmen skuter matik alias skutik masih mendominasi penjualan pasar sepeda motor per Januari 2019. Segmen ini menguasai hingga 87,6% pasar atau terjual hampir 500.000 unit dari total 569.126 unit.

Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala mengatakan bahwa segmen skutik masih mendominasi penjualan sepeda motor saat ini. Dia juga memprediksi pasar segmen ini akan masih akan terus tumbuh.

“Skutik masih mendominasi penjualan sepeda motor saat ini. Masyarakat kita masih tertarik menggunakan skutik sebagai kendaraan sehari-hari,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (25/2/2019).

Data AISI menunjukkan di bawah skutik segmen cub hanya mendominasi 6,6% pasar atau terjual sekitar 37.562 unit dan segmen sport 5,8% atau terjual sekitar 33.009 unit.

Sedangkan berdasarkan kapasitas mesin, sepeda motor bermesin 65-124 CC masih mendominasi pasar sekitar 61,6% atau 350.559 unit per Januari 2019. Kemudian sepeda motor dengan kapasitas mesin 125-149 CC terjual 124.358 unit atau mencaplok 21,85% dan sisanya 16,55% didominasi sepeda motor bermesin 150-1400 CC dengan penjualan mencapai 94.209 unit.

Sigit juga menambahkan pertumbuhan penjualan per Januari tahun ini yang tergolong signifikan adalah karena kondisi ekonomi nasional yang cenderung stabil. Posisi nilai tukar Rupiah pun sedikit banyak menjadi penyebab banyak produsen enggan menaikkan harga produknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Skutik Premium

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top