AISI Minta Semua Kendaraan Listrik Lalu Uji Tipe

Asosiasi Industri Sepeda-Motor Indonesia (AISI) menilai bahwa keberadaan mereka tidak akan mengganggu proses pengembangan dan produksi sepeda motor listrik pabrikan Asal Jepang.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  14:00 WIB
AISI Minta Semua Kendaraan Listrik Lalu Uji Tipe
Pekerja menata sepeda listrik Migo di Migo Station JK10116 di kawasan Setiabudi, Jakarta, Kamis (7/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Kehadiran sepeda listrik dan sepeda motor listrik panbrikan China yang telah dipasarkan lebih awal di Indonesia harus mengikuti regulasi yang berlaku salah satunya pengujian tipe.

Asosiasi Industri Sepeda-Motor Indonesia (AISI) menilai bahwa keberadaan mereka tidak akan mengganggu proses pengembangan dan produksi sepeda motor listrik pabrikan Asal Jepang.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan bahwa pada prinsispnya semua kendaraan bermotor yang dioperasi masal dan beroperasi di jalan raya harus melewati prosuder sesuai dengan regulasi. Termasuk di dalamnya pengujian tipe.

“Hal itu [pengujian tipe] harus dilakukan. Pasalnya, kalau terjadi apa-apa karena produk yang tidak laik jalan, siapa yang akan bertanggung jawab?” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (21/2/2019).

Pernyataan Sigit tersebut merupakan tanggapan atas fenomena sepeda listrik Migo yang telah mengaspalkan ribuan unit melalui penyewaan tanpa dilengkapi surat kelengkapan berkendara seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Menurutnya, hal itu bisa terjadi lantaran regulasi yang terkait perbedaan sepeda listrik dan sepeda motor listrik masih simpang siur. Namun, dia memastikan bahwa para pemangku kepentingan tengah mendiskusikan regulasi tersebut.

Dia pun berharap, kepastian aturan atau regulasi, termasuk juga yang terkait dengan kendaraan listrik dapat segera diresmikan dan diumumkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Sepeda Listrik, Sepeda Motor Listrik

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top