Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mercedes-Benz Siap Patuhi Aturan Larangan GPS Meski Semua Produk Sudah Disematkan

Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) akan mematuhi aturan pemerintah terkait larangan penggunaan perangkat atau aplikasi global positioning system (GPS). Namun, mereka mengaku belum mengambil tindakan apapun kendati sejumlah produknya telah disematkan teknologi tersebut.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 09 Februari 2019  |  00:15 WIB
Car-to-X-Communication.  - MERCEDES/BENZ
Car-to-X-Communication. - MERCEDES/BENZ

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) akan mematuhi aturan pemerintah terkait larangan penggunaan perangkat atau aplikasi global positioning system (GPS). Namun, mereka mengaku belum mengambil tindakan apapun kendati sejumlah produknya telah disematkan teknologi tersebut.

Deputy Director Sales Operations & Product Management MBDI Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan bahwa MBDI belum mengambil tindakan apapun dan masih mempelajari aturan tersebut.

"Aturan dibuat itu pasti ada tujuan baiknya. Namun, kami [MBDI] belum mengambul kebijakan tertentu terkait produk. Namun, bila komponen produk memang harus disesuaikan, pasti kami lakukan," ujarnya di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, MBDI pun tidak merasa khawatir bila terdampak aturan larangan penggunaan GPS karena kompetitor lain di segmen mobil premium pun juga terimbas hal yang sama.

Sebagai informasi, aturan pelarangan penggunaan GPS mengacu pada Pasal 106 Ayat 1 dan Pasal 283 UU 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang berbunyi, setiap orang yang mengemudikan kendaran bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraanya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz gps
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top