Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suzuki Bilang Tetap Produksi Model Carry

Suzuki Indomobil menyatakan model Carry masih diproduksi dan akan terus diproduksi ke depannya. Suzuki juga menyatakan akan mengikuti aturan pemerintah, termasuk penerapan standar emisi Euro 4.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  13:50 WIB
Model berdiri disamping mobil Suzuki New Carry Pick Up disela peluncurannya di Jakarta, Kamis (26/1). PT Suzuki Indomobil Sales , memperkenalkan produk terbarunya di segmen kendaraan niaga, New Carry Pick Up. Mobil ini dijual seharga Rp120,75 juta untuk varian flat deck dan Rp121,75 juta untuk varian wide deck.  -  Bisnis/Endang Muchtar
Model berdiri disamping mobil Suzuki New Carry Pick Up disela peluncurannya di Jakarta, Kamis (26/1). PT Suzuki Indomobil Sales , memperkenalkan produk terbarunya di segmen kendaraan niaga, New Carry Pick Up. Mobil ini dijual seharga Rp120,75 juta untuk varian flat deck dan Rp121,75 juta untuk varian wide deck. - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Suzuki Indomobil menyatakan model Carry masih diproduksi dan akan terus diproduksi ke depannya. Suzuki juga menyatakan akan mengikuti aturan pemerintah, termasuk penerapan standar emisi Euro 4.

“Carry sampai saat ini masih akan diproduksi hingga ke depannya,” tulis Head of PR and Digital PT Suzuki Indomobil Sales Strategic Planning Department PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rudiansyah kepada Bisnis, Senin (28/1)

Suzuki sempat melakukan recall untuk kedua produk ini pada Desember lalu. Kampanye pemeriksaan/perbaikan dilakukan terhadap high speed gear shift shaft atau selektor pemindah gigi yang ditemukan komponen internalnya tidak presisi.

Suzuki juga mengajukan penundaan untuk mesin Carry hingga Maret 2019. Deputy Director Procurement, PPC, QA,& DD Division PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Shodiq Wicaksono mengatakan pihaknya mengajukan penggunaan mesin untuk kendaraan komersial Suzuki Carry Futura.

Saat ini, ujarnya, mesin kendaraan bermotor mobil tersebut tidak bisa digunakan jika ingin mengikuti standar gas buang Euro 4 mengingat sudah ada cukup lama.

Sementara terkait dengan kemungkinan untuk memindahkan mesin lain ke kendaraan tersebut perlu dilakukan beberapa hal seperti percobaan terlebih dahulu. “Tunggu Maret atau April [2019] disetop atau bagaimana,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suzuki Carry
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top