LAPORAN DARI VIETNAM : Ekspor Kendaraan Indonesia Kembali Normal

Kendaraan asal Indonesia sudah masuk ke pasar Vietnam per Agustus 2018, setelah mengalami hambatan pada 6 bulan pertama.
Thomas Mola | 13 September 2018 16:00 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam Ibnu Hadi (kiri). - kemenlu

Bisnis.com, HANOI—Kendaraan asal Indonesia sudah masuk ke pasar Vietnam per Agustus 2018, setelah mengalami hambatan pada 6 bulan pertama.

Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi mengatakan, ekspor otomotif asal Indonesia saat ini sudah berjalan baik setelah memenuhi semua persyaratan yang diminta pemerintah Vietnam.

"Sudah jalan baik hasil lobi kami awal 2018 ada kebijakan baru, sudah kita atasi artinya ketentuan baru kita penuhi. Mulai Agustus ini sudah masuk," ujarnya di Hanoi, Rabu (12/9).

Ibnu menjelaskan, dalam pelaksanaan aturan baru tersebut butuh waktu penyesuaian sehingga tidak ada pengiriman pada awal tahun. Namun, saat ini semua permasalahan sudah selesai sehingga produk otomotif asal Indonesia bisa masuk lagi ke Vietnam.

Dia menjelaskan selain Toyota yang rutin mengirimkan Fortuner, terdapat juga produk Suzuki Ertiga dan Hino yang masuk ke pasar Vietnam. Pasar Vietnam menurutnya, terus berkembang sehingga peluang bagi produsen otomotif Indonesia untuk mengekspor ke Vietnam.

"Suzuki Ertiga masuk, saya dengar Hino untuk truk juga masuk dan tentu saja Toyota," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meminta kepada Presiden Vietnam Tran Dai Quang untuk mengurangi hambatan kerja sama bilateral kedua negara. Salah satu yang diminta secara khusus ialah terkait ekspor otomotif.

"Saya tadi telah meminta perhatian Presiden Tran Dai Quang agar hambatan-hambatan perdagangan dapat dihilangkan, termasuk produk-produk otomotif Indonesia,” tuturnya.

Tag : ekonomi vietnam, Ekspor Mobil
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top