Salip Datsun dan Nissan, Wuling Motors Fokus Garap Layanan Purnajual

PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) berambisi melanjutkan kinerja positif penjualan pada semester II/2018. Pada tahun kedua kehadirannya di Indonesia, Wuling fokus mengembangkan layanan purnajual untuk mengerek penjualan.
Thomas Mola | 23 Juli 2018 23:00 WIB
Wuling Motors meluncurkan Cortez 1.5L di ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIEXpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/4/2018). - Bisnis.com - Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA--PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) berambisi melanjutkan kinerja positif penjualan pada semester II/2018. Pada tahun kedua kehadirannya di Indonesia, Wuling fokus mengembangkan layanan purnajual untuk mengerek penjualan.

Brand Manager PT SGMW Motor Indonesia Dian Asmahani mengatakan, penjualan Januari hingga Mei 2018 bergerak positif dan sedikit menurun pada Juni karena lebaran. Penjualan semester II/2018 diharapkan tumbuh melebihi pencapaian semester I/2018.

“Kami positif saja, angkanya masih belum. Kami berharap pertumbuhan positif, semester II/2018 kami berharap pertumbuhannya lebih dari semester I,” ujarnya kepada Bisnis.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Wuling Motors pada semeter I/2018 sebanyak 7.531 unit atau setara dengan 1,3% pangsa pasar penjualan kendaraan nasional. Pabrikan asal China ini unggul tipis atas Datsun dan menyalip Nissan.

Dian menuturkan, penjualan Wuling sejauh ini masih mengandalkan dua produk utama yakni Confero dan Cortez. Wuling terbuka untuk menghadirkan produk baru karena sejak awal tekad yang dibangun ialah ingin menjadi pemain jangka panjang di Indonesia.

Dia menjelaskan, pada tahun kedua di Indonesia, strategi Wuling ialah meningkatkan layanan purnajual (aftersales) dengan mengembangkan jaringan diler. Hingga sejauh ini Wuling telah memiliki 71 diler dan menargetkan jumlah diler menyentuh angka 80 hingga akhir tahun ini.

“Targetnya 80 diler tapi kami optimis bisa lebih. Ada 71 diler sudah beroperasi, kami serius untuk layanan aftersales, ada garansi, ada Asuransi Wuling. Ini untuk mendukung kehadiran jangka panjang kami di Indonesia,” paparnya.

Dian menyampaikan, Wuling juga melakukan penyesuaian harga untuk Confero, sementara Cortez tidak mengalami perubahan harga sejak dirilis ke pasar Februari lalu. Harga Confero pada Juli 2018 naik sebesar Rp3 juta yang disebabkan oleh kenaikan biaya produksi dan pajak.

Dia melanjutkan, sejalan dengan visi Wuling Motors di Indonesia yang ingin hadir dalam jangka waktu panjang, Wuling bertekad menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Kemampuan menyediakan produk dengan harga terjangkau tidak lepas dari terintegrasinya pabrik Wuling dengan pemasok komponen otomotif.

Dia mengklaim, terdapat 16 pelaku komponen lokal yang berlokasi dekat dengan pabrik Wuling yang dibangun di atas lahan seluas 60 ha dengan investasi US$700 juta. Selain itu, terdapat juga pemasok komponen dari pemain lokal sehingga tingkat tingkat kandungan komponen lokal untuk Confero sebesar 56%, sementara Cortez sebesar 50%.

"Ada 16 supplier dekat pabrik, kemudian belum lagi supplier lokal yang kami kerja sama. Intinya kandungan lokal kami seperti Confero itu 56%, Cortez itu 50%," paparnya.

Tag : Wuling Motors
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top