MUDIK LEBARAN 2018: Jangan Lupa Cek Kondisi Kaki-Kaki Kendaraan

Secara alami kondisi kaki- kaki kendaraan paling sering luput dari perhatian pengemudi. Padahal jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama bisa berakibat sangat fatal.
Yusran Yunus | 04 Juni 2018 10:30 WIB
Pengendara yang pulang mudik memadati ruas jalan tol Cipularang di KM 100 Purwakarta, Jawa Barat, pada musim mudik tahun lalu. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa akibat kondisi ban yang tidak prima merupakan salah satu lakalantas paling sering terjadi di jalan raya di Tanah Air.

Berdasarkan data Korlantas Polri periode Januari-Mei 2017, terjadi 37.204 kasus lakalantas dengan korban jiwa sebanyak 9.034 orang dan luka berat 6.357 orang.

Sebagian besar dari kasus lakalantas tersebut diketahui terjadi akibat keteledoran mengemudi dan lalai dalam memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.

Data Jasa Marga menunjukkan dari 5.000 kejadian kecelakaan di jalan tol selama periode dua tahun ternyata 23% disebabkan oleh pecah ban.

Founder PT.Himawan Putra, Prayitno Himawan mengatakan secara alami kondisi kaki- kaki kendaraan paling sering luput dari perhatian pengemudi. Padahal jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama bisa berakibat sangat fatal.

Mengabaikan kondisi kaki-kaki mobil dapat menyebabkan ban cepat aus dan memperbesar kemungkinan pecah ban saat berkendara pada kecepatan tinggi dalam waktu lama. Seperti ketika berlibur akhir pekan atau mudik.

“Memperhatikan kondisi kaki-kaki kendaraan ini paling krusial menjelang melakukan perjalanan mudik karena selain jarak tempuh yang jauh. Umumnya kendaraan dijejali muatan yang maksimal dan ada dorongan untuk segera sampai ke tujuan. Akibatnya rentan terjadi kecelakaan,” katanya, dalam pernyataan persnya, Senin (4/6/2018).

Manajer Training Hunter, Nurcahyo Adi Pranggono menjelaskan pemakaian harian di kota kerap tidak disadari memberikan kemungkinan berubahnya sudut kaki-kaki mobil.

Sebut saja ketika berkendara di jalanan kota dan harus melewati jalan berlubang, melewati polisi tidur, menyerempet trotoar dan menggilas medan jalan pada saat berbelok.

Sebagai salah satu top brand otomotif di Indonesia, Hunter memiliki teknologi Hunter Quick Check yang telah dipatenkan dan dapat melakukan pengecekan kaki-kaki kendaraan (spooring), hanya dalam waktu semenit.

Teknologi Hunter menggunakan double dual camera beresolusi tinggi (20 mega pixel) dan teknologi Quick Grip Wheel Adaptor yang memungkinkan deteksi sudut kaki-kaki kendaraan maupun copot dan pasang ban dengan cepat yang menjamin kondisi pelek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran 2018

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top