Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ViaVan, Anak Perusahaan Mercy Luncurkan Layanan Berbagi Tumpangan di London

ViaVan, perusahaan patungan Mercedes-Benz dengan startup Via, akhir berhasil meluncurkan produk layanan berbagi tumpangan (ridesharing) di Kota London setelah mendapatkan perizinan dari otoritas setempat.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 09 April 2018  |  11:45 WIB
ViaVan di Kota Amsterdam.  - Mercedes/Benz
ViaVan di Kota Amsterdam. - Mercedes/Benz

Bisnis.com, LONDON - ViaVan, perusahaan patungan Mercedes-Benz dengan startup Via, akhir berhasil meluncurkan produk layanan berbagi tumpangan (ridesharing) di Kota London setelah mendapatkan perizinan dari otoritas setempat.

Operasi layanan ViaVan di Kota London merupakan yang kedua, setelah peluncuran di Kota Amsterdam empat pekan sebelumnya. Pada awalnya, tarif perjalanan di Zona satu dan dua, di jantung pusat kota London, ditawarkan dengan harga perkenalan £3 (GBP).

Seperti dikutip dalam siaran pers Mercedes-Benz, Senin (9/4/2018), ViaVan akan memperluas layanannya di kota-kota lainnya. "Kota-kota lain, termasuk Berlin, akan segera menyusul setelah izin yang diperlukan diperoleh."

Prinsip di balik ViaVan adalah sesederhana dan seefisien mungkin: sistem menggabungkan permintaan perjalanan dengan tujuan yang sama atau serupa secara tepat waktu.

Penumpang dipandu oleh aplikasi ke perhentian virtual terdekat, di mana mereka kemudian dijemput oleh pengemudi profesional.

Algoritma di belakang sistem memastikan bahwa kendaraan hanya menunggu sebentar meskipun berhenti dan hampir tidak ada jalan memutar yang muncul melalui perencanaan rute yang cerdas.

Pengelompokan pengendaraan akan secara berkelanjutan mengurangi lalu lintas di kota dan pada saat yang sama meningkatkan kapasitas mobilitas.

Perusahaan mobilitas yang masih baru ini menawarkan kondisi yang menarik bagi pengemudi, termasuk sistem kompensasi yang menarik dan fleksibilitas tinggi dalam pilihan dan panjang shift.

Selain itu, perusahaan memastikan bahwa pengemudi tidak akan melebihi durasi shift maksimumnya, yaitu 10 jam. Penumpang dapat menghubungi ViaVan kapan saja untuk masalah atau pertanyaan berkat dukungan 24/7.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp Mercedes Benz ViaVan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top