Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yamaha Indonesia Impor 210 Unit TMax DX Sampai Akhir 2018

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mendatangkan 210 unit Yamaha TMax DX sepanjang tahun ini dari Jepang.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 24 Maret 2018  |  21:30 WIB
Yamaha Indonesia Impor 210 Unit TMax DX Sampai Akhir 2018
Yamaha TMax DX. - Yamaha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mendatangkan 210 unit Yamaha TMAX DX sepanjang tahun ini dari Jepang.

Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Eddy Ang mengatakan, total pengapalan gelombang pertama dari Jepang sepeda motor matik premium Yamaha TMAX DX pada tahun ini mencapai 60 unit.

Pengapalan pertama tersebut terbagi menjadi dua, yakni pada Februari 2018 sebanyak 40 unit dan tahap kedua sebanyak 20 unit pada Maret tahun ini.

"Jadi, ketika shipment tiba Februari [2018], itu kan ada custome clearence sebagainya. Nah itulah barang-barang yang ini," kata Eddy di Jakarta, Sabtu (24/3/2018).

Dia menjelaskan,  sepeda motor dengan ukuran kubikasi mesin 530 cc yang didatangkan perusahaan sebanyak 60 unit pada gelombang pertama tersebut merupakan pemesanan pada tahun lalu.

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pemesanan kembali untuk mendatangkan Yamaha TMAX DX sebanyak 150 unit pada tahun ini.

Dia memperkirakan, Yamaha TMAX DX yang dipesannya pada tahun ini akan sampai di Indonesia pada semester kedua 2018.

Yamaha, dia meyakinkan telah mendapatkan perizinan terkait dengan TMAX DX. Oleh karena itu, lanjutnya masyarakat tidak perlu khawatir terhadap legalitas sepeda motor premium dengan ukuran kubikasi mesin 530 cc tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Yamaha TMax DX
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top