Hino Motors Bidik Kenaikan Penjualan 26,8%

PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) sangat percaya diri tahun ini. Setelah mencatat pertumbuhan penjualan 35% pada tahun lalu, perusahaan tahun ini juga membidik kenaikan dua digit.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 20 Februari 2018  |  15:00 WIB
Hino Motors Bidik Kenaikan Penjualan 26,8%
President Director Hino Motor Sales Indonesia Hiroo Kayanoki (dua kiri), Sales & Promotion Director Santiko Wardoyo (kiri), President Director Hino Motor Ltd Japan Yasuhiko Ichihashi (dua kanan) dan Managing Director Kenji Nagakubo berbincang seusai peluncuran truk Hino 500 Series New Generation Ranger di Jakarta, Kamis (15/1/2015). - Bisnis, Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) sangat percaya diri tahun ini. Setelah mencatat pertumbuhan penjualan 35% pada tahun lalu, perusahaan tahun ini juga membidik kenaikan dua digit.

Presiden Direktur HMSI Hiroo Kayanoki mengatakan tahun ini ditargetkan penjualan truk ringan dan medium naik 26,8%, menjadi 40.000 unit. “Kami yakin bisa mencapai target itu,” katanya dalam acara Hino Media Gathering di Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Kayanoki menjelaskan tahun ini pemerintah masih akan fokus melakukan pembangunan inftrastruktur di berbagai daerah. Di samping itu, harga komoditas seperti kelapa sawit dan batu bara masih terjaga.

Direktur Penjualan dan Promosi Santiko Wardoyo menjabarkan seluruh produk Hino akan tumbuh signifikan tahun ini. Saat ini Hino bermain pada segmen kendaraan niaga truk ringan dan medium serta bus medium.

Truk ringan ditargetkan akan naik 28,32% menjadi 16.700 unit tahun ini. Sementara itu truk medium naik 23,75% dan bus yang berkontribusi sekitar 10% terhadap capaian perusahaan akan naik 49,54% menjadi 2.300 unit.

Pertumbuhan ini juga diyakini akan meningkatkan pangsa pasar Hino di segmen kendaraan niaga. Hino mengincar 25% pangsa pasar truk ringan dan 65% pangsa pasar truk medium. Sebelumnya, pada tahun lalu, Hino menguasai 20% dan 60,3% pada masing-masing segmen.

Senada dengan Kayanoki, Santi juga menyampaikan optimisme mengejar target tersebut. “Walaupun tahun ini tahun politik, tapi saya lihat masih kondusif.Pemerintah sudah mempersiapkan dengan baik,” katanya.

Pada tahun ini, sektor bisnis yang berkontribusi terhadap penjualan kendaraan niaga belum banyak berubah. Kargo diperkirakan masih akan memyumbang sekitar 39%, lalu diikuti tambang dan infrasrtuktur sekitar 35%. “Tidak seperti 2016 yang sebagian besar itu kargo, karena tambang jelek dan infrastruktur baru mulai.”

Pemerintah diperkirakan tahun ini akan ikut berperan serta dalam pertumbuhan perusahaan. Tahun lalu proyek pemerintah menyumbang 8% dari capaian perusahaan. Tahun ini ditargetkan akan menyumbang 10%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Truk Berat, PT Hino Motors Sales Indonesia

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top