PASAR MOBIL NOVEMBER: BR-V dan Mobilio Anjlok, Penjualan Honda Turun 4,18%

Penjualan pabrik ke diler atau wholesales PT Honda Prospect Motor turun 4,18% pada November 2017 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Satu penyebabnya adalah pasokan ke diler BR-V dan Mobilio anjlok.
Muhammad Khadafi | 18 Desember 2017 10:57 WIB
Honda BR-V. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan pabrik ke diler atau wholesales PT Honda Prospect Motor turun 4,18% pada November 2017 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Satu penyebabnya adalah pasokan ke diler BR-V dan Mobilio anjlok.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara penjualan ke diler kedua mobil tersebut secara berurutan turun 33,39% dan 47,59% dibandingkan November 2016.

Selain kedua mobil itu, HPM menorehkan catatan positif. Satu di antaranya diperoleh dari mobil harga ternjangkau ramah lingkungan (LCGC) Brio Satya.

Di saat peminat LCGC dua baris lain turun, Brio Satya justru menunjukkan pertumbuhan positif. Model ini menyumbang 29,84% terhadap capaian bulanan HPM pada November 2017.

Selanjutnya diikuti oleh All New Honda CR-V yang mulai masuk ke diler pada medio 2017. Mobil yang bermain di segmen sport utility vehicle (SUV) ini berkontribusi sebanyak 15,22%.

Sementara itu, meskipun capaian bulanan tahun ini turun, Mobilio dan BR-V memberikan sumbangan penjualan signifikan terhadap HPM. Kedua mobil secara berurutan berkontribusi sebanyak 13,84% dan 10,25%.

Sedangkan di segmen sedan, HPM terbilang kuat. Perusahaan menguasai sekitar 40% pasar sedan di Tanah Air dengan 3 portofolio produk.

Adapun secara keseluruhan sejak bulan Januari hingga November 2017, Honda telah membukukan penjualan sebanyak 171.574 unit dengan pangsa pasar 17,25%. Apabila dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun lalu, HPM mencatat penurunan sebanyak 7,48%.  

Tag : honda prospect motor
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top