Kembangkan Mobil Listrik, Volkswagen Akan Investasi US$12 Miliar di China

Volkswagen AG berencana menginvestasikan lebih dari 10 miliar euro (US$12 miliar) untuk mengembangkan berbagai kendaraan energi terbarukan di China.
Aprianto Cahyo Nugroho | 16 November 2017 12:25 WIB
VW akan memperkenalkan 15 model berdasarkan platform MQB-nya. - VW

Bisnis.com, JAKARTA – Volkswagen AG berencana menginvestasikan lebih dari 10 miliar euro (US$12 miliar) untuk mengembangkan berbagai kendaraan energi terbarukan di China.

Dalam rencananya, Volkswagen (VW) menggandeng perusahaan otomotif China, Anhui Jianghuai Automobile Group, untuk mengembangkan mobil listrik di pasar otomotif terbesar di dunia ini.

Seperti dilansir Bloomberg, Direktur Volkswagen Regional China, Hochem Heizmann mengatakan rencana investasi ini akan dilakukan hingga 2025 dengan memperkenalkan hingga 40 kendaraan yang diproduksi lokal. VW akan mulai memproduksi kendaraan listrik pada paruh pertama tahun depan, sementara penjualan akan dimulai di semester II.

Heizmann mengatakan, VW akan memperkenalkan 15 model berdasarkan platform MQB-nya, yang mengubah mobil mesin pembakaran internal menjadi mesin plug-in hybrid atau mobil listrik murni. Sementara sisanya akan dikembangkan menggunakan platform baru.

Pabrikan mobil asal Jerman tersebut mengikuti jejak Ford Motor Co dalam meningkatkan investasi kendaraan ramah lingkungan di China karena negara tersebut akan meminta sebagian besar pabrikan mobil untuk meningkatkan pengembangan kendaraan dengan emisi rendah hingga kendaraan ‘zero emission’.

Pekan lalu, Ford mengatakan akan menginvestasikan 5 miliar yuan (US$753 juta) dengan mitranya, Anhui Zotye Automobile Co. untuk memproduksi dan menjual mobil listrik kecil di China.

Sebelumnya, Volkswagen pada mengumumkan rencana untuk mengembangkan versi listrik dari seluruh 300 model dalam jajaran grup otomotif perusahaan, serta menginvestasikan sekitar 20 miliar euro hingga tahun 2030 untuk meluncurkan mobil dan mengalokasikan 50 miliar euro lagi untuk membeli baterai yang dibutuhkan sebagai ‘bahan bakar’ mobil listrik.

Pada Mei, Volkswagen mendapat lampu hijau dari pemerintah China untuk membentuk usaha patungan dengan produsen mobil negera tersebut untuk memproduksi mobil listrik.

Perusahaan yang berbasis di Wolfsburg, Jerman, tersebut telah menjual 2,5 juta kendaraan di China dalam sepuluh bulan pertama tahun 2017. VW sebelumnya mengatakan pihaknya berencana untuk menjual 400.000 unit kendaraan listrik per tahun pada 2020 dan meningkatkan jumlah tersebut menjadi 1,5 juta pada 2025.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mobil listrik, volkswagen

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top