Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menjajal Ketangguhan Nissan All New NP300 Navara di Tanah Rencong

Nissan All New NP300 Navara seperti menemui crucible saat memasuki kawasan pegunungan 'ekstrem' di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) saat Ekspedisi Tanah Rencong 2015-- Jumat (22/5/2015).
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 23 Mei 2015  |  13:05 WIB
Nissan All New NP300 Navara  - Bisnis Indonesia/Martin Sihombing
Nissan All New NP300 Navara - Bisnis Indonesia/Martin Sihombing

Bisnis.com, BANDA ACEH -- Nissan All New NP300 Navara seperti menemui crucible saat memasuki kawasan pegunungan 'ekstrem' di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) saat Ekspedisi Tanah Rencong 2015-- Jumat (22/5/2015).

Taman ini adalah Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 hektare yang secara administrasi pemerintahan terletak di dua provinsi, yakni Provinsi Aceh dan Sumatra Utara.

Di luar dugaan,  ekspedisi All New Navara --yang hari itu dijadwalkan mengarungi jalur Meulaboh-Gunung Geurutee sejauh 210 kilometer--  'terbawa arus' GPS memasuki jalur 'siluman' yang ekstrem [cocok untuk offroad, mungkin] ke kawasan Gunung Leuseur -- di mana daerah Provinsi Aceh  yang terdeliniasi TNGL meliputi Kabupaten Aceh Barat Daya,Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tamiang-- mengakubatkan harus dilalui dengan extra effort.

Kendaraan 2.500 cc --double cabin 4WD dan merupakan generasi Nissan pick-up ke-12-- yang diuji oleh 22 wartawan dari media nasional, harus melintasi medan berat. Bukan hanya berliku-liku, juga curam dan  terjal.  Sebagian besar sisi kiri dan kanan jalan merupakan jurang menganga yang dipenuhi tanaman hutan berusia di atas 10 tahun, senantiasa mengapit jalan yang hanya bisa dilintasi oleh satu kendaraan.

Misalnya,  di areal yang masuk di  Kabupaten Gayo Lues (Kabupaten di Aceh), di tikungan yang tajam, basah, berbatu, menurun dan memiliki kelokan nyaris 90 derajat, sempat terperosok. Areal itu merupakan  sisi yang relatif rawan terperosok memang. Selain lumpur tebal --sisa longsor-- juga baru disiram hujan.

Tak ayal, tujuh All New NP300 Navara, kerap atau berulang kali 'wajib' menerjang jalur ekstrem itu. Artinya, selain  meniti jalan satu jalur  di atas sisa longsor bukit kapur maupun tanah dari longsoran, tebing  sisi lainnya berupa jurang dalam, dan harus melintasi jalur bertanah basah akibat siraman hujan. Salah satunya 'jembatan kecil'  yang baru dibuat  dengan posisi jalan menanjak lalu menurun, tajam.

Jiwa Petualang

Kendaaaran double cabin --All New NP300 Navara yang juga dilengkapi mesin generasi terbaru 2.5-liter DOHC in-line 4-cylinder intercooled turbo Diesel yang dikombinasikan dengan transmisi manual 6-percepatan (tipe SL dan VL) dan transmisi otomatis 7-percepatan (tipe VL)-- akhirnya mampu keluar dari rintangan tersebut.

Kondisi medan yang berkelok, naik dan turun serta bersisian dengan jurang, membuat kendaraan --meminjam istilah General Manager  Marketing Strategi and Product Planning PT Nissan Motor Indonesia (NMI, Budi Nur Mukmin Navara, diciptakan secara khusus untuk para pelanggan yang berani dan berjiwa petualang-- seperti  diimplementasikan dan menjadi medan ujian yang sesungguhnya yang diamini.  

Dalam perjalanan di areal hutan yang gelap, basah akibat hujan dan malam hari, Sang Navara seperti diuji  terutama untuk aspek kenyamanan. Termasuk fitur-fitur yang masuk dalam kategori safety kendaraan yang memiiki dua tipe: VL (matic dan manual) serta SL—antara lain untuk instrumen  hill start assist, hill descent control, misalnya.

Ekspedisi di jalur 'Missing in Leuseur National Park' itu, memakan waktu sekitar delapan jam yang diawali dari Danau Laut Tawar -- Suku Gayo menyebut  Danau Lut Tawar,  danau dan kawasan wisata  di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh yang beribukota di  Kota Takengon-- semula menuju kawasan  Gunung Geurute Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, salah satu penghasil batu akik di Provinsi Aceh.

Ketegangan  tatkala meniti jalan setapak, licin --basah-- naik lalu turun, selama delapan jam --yang tak jarang kerap diingatkan melalui handytalky "….hati-hati jalan licin, menanjak, sebelah kiri jurang, maenkan gigi satu dan 4 WL , dan tetap waspada.."  usai sudah. Kesasar ternyata tak selalu berakibat buruk, meski sedikit membuat hati selalu waswas…

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nissan motor indonesia
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top