Chevrolet Spin Berhenti Diproduksi, Bagaimana Konsumen Mencari Suku Cadang?

Setelah penutupan pabrik di Pondok Ungu, Bekasi, yang direncanakan pada 1 Juli 2015 mendatang, PT General Motors Indonesia belum tentu menjual Chevrolet Spin di luar produksi lokal
Lingga Sukatma Wiangga | 02 Maret 2015 20:00 WIB
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah berencana menutup pabrik di Pondok Ungu, Bekasi, pada 1 Juli 2015 , PT General Motors Indonesia belum tentu menjual Chevrolet Spin di luar produksi lokal.

Terkait hal itu Pelaksana tugas Presiden Direktur PT General Motors Indonesia (GMI) Pranav Bhatt mengatakan pihaknya belum akan memasarkan produk tersebut di luar produksi Indonesia meski General Motors (GM) global memproduksinya di Brasil.

“Tidak, kita tidak akan mengimpor Spin dari Brazil. Kita akan mencari alternatif untuk Spin, tapi kita tak akan membicarakan ini dulu,” katanya, Senin (2/3/2015).

Dia menambahkan, apa yang akan dilakukan pihaknya ke depan adalah mengikuti standar GM global. GMI akan menawarkan aset produksi Spin ke semua entitas GM. Dari informasi yang dihimpun Bisnis.com, alat produksi Spin akan dipindahkan ke India.

Meski demikian pihaknya menjamin ketersediaan suku cadang bagi Spin di diler resmi Chevrolet. “Kami akan tetap mendukung semua konsumen di Indonesia dari sisi aftersales,” lanjutnya.

Pranav pun tak menampik dengan setop produksi tersebut dalam jangka pendek pasar GMI akan melandai. Sebagai gambaran pada 2013 GMI menorehkan penjualan mencapai 15.649 unit.

Setahun berikutnya turun menjadi 10.018 unit. Sedangkan pada Januari 2015 perusahaan tersebut hanya membukukan penjualan sebanyak 662 unit.

“Saya pikir dalam jangka pendek volumenya turun. Tapi jangka panjang masih banyak produk lain yang bisa dipasarkan di Indonesia,” tuturnya.

Tag : otomotif, chevrolet, chevrolet spin
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top