Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bisnis Mobil: Dikuasai MPV, Kuartal II/2014 Penjualan Sedan Diprediksi Stagnan

Meskipun kendaraan jenis sedan merupakan segmentasi terbesar di dunia, untuk pasar di dalam negeri masih akan dikuasai segmen low MPV.
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 20 April 2014  |  20:24 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Penjualan kendaraan roda empat jenis sedan pada kuartal II/2014 diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan kurtal sebelumnya.

Meskipun kendaraan jenis sedan merupakan segmentasi terbesar di dunia, untuk pasar di dalam negeri masih akan dikuasai segmen low MPV.

Salah satu penyebabnya, tarif PPnBM yang dikenakan pada sedan lebih tinggi daripada jenis low MPV.

Dari catatan resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan sedan pada kuartal pertama 2014 hanya mencapai 3.707 unit.

Menurut Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto, jika pemerintah berani mengurangi tarif PPnBM pada sedan, tidak mustahil pasar dalam negeri akan terdongkrak. Bahkan, Indonesia bisa menjadi pengekspor kendaraan jenis ini.

“Gak bisa (meningkat), belum ada apa apa ko (pengurangan PPnBM). Masih sama dengan kuartal pertama,” tegasnya kepada Bisnis.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo mengamini pernyataan Jongkie bahwa pasar sedan di kuartal berikutnya masih sama.

Hal ini dilihat dari peminat mobil sedan di Indonesia yang lebih kecil jika dibandingkan penyuka MPV.

“Sebenarnya untuk sedan marketnya ada, tapi ada batasnya. Gak terlalu besar,” katanya kepada Bisnis.

Dia menyatakan, masyarakat cenderung menyukai kendaraan multifungsi dan hemat energi seperti kendaraan jenis low MPV.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top