Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Permintaan Sedan untuk Taksi Melonjak, Toyota Kewalahan

Permintaan sedan untuk taksi cukub besar, tetapi Toyota baru bisa memenuhinya rata-rata 1.000 unit per bulan dengan produk andalan Limo dan Etios.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 27 Februari 2014  |  16:10 WIB
Sedan armada taksi - JIBI
Sedan armada taksi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--PT Toyota Astra Motor, agen tunggal pemegang merek Toyota, menyiapkan sedikitnya 1.000 unit sedan Limo dan Etios per bulan untuk mendukung operator taksi dalam melaksanakan program peremajaan armada dan pengembangan bisnisnya. 

Rahmat Samolo, Marketing Director Toyota Astra Motor, mengatakan tingginya permintaan pasar sedan untuk armada taksi belum seluruhnya dapat dipenuhi oleh Toyota karena memang parsediaan unitnya masih terbatas.

“Permintaan sedan untuk taksi cukub besar, tetapi kami baru bisa memenuhinya sebagiannya yaitu rata-rata 1.000 unit per bulan dengan produk andalan Limo dan Etios,” katanya menjawab Bisnis di Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Dia menjelaskan Toyota optimistis dapat meningkatkan jumlah pasokan sedan untuk memenuhi kebutuhan pasar taksi di Tanah Air yang diproyeksikan meningkat dari penjualan tahun lalu mencapai 11.778 unit, yang terdiri dari 9.582 unit sedan Limo dan Etios sebanyak 2.196 unit.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diterima Bisnis menyebutkan penjualan secara whole sales selama Januari-Desember 2013 mencapai 13.171 unit atau sebesar 38% dari total penjualan mobil sedan secara nasional sebanyak 34.639 unit.   

Adapun pemasok sedan taksi itu adalah PT Toyota Astra Motor dengan produk Limo mencapai 9.582 unit, Etios 2.196 unit dan Mark  9 unit, PT Nissan Motor Indonesia produk Almera 498 unit, PT General Motor Indonesia produk Chevrolet Lova 376 unit, PT Hyundai Mobil Indonesia produk Excel III 333 unit dan PT Kia Motor Indonesia produk Cerato sebanyak 177 unit.

Namun, memasuki tahun ini pada Januari 2014, dari lima agen tunggal pemegang merek tersebut hanya Toyota Astra Motor yang konsisten mengisi pasar dengan produk andalannya yakni Toyota Limo mencapai 768 unit dan Etios sebanyak 5 unit sehingga menjadi pemain tunggal.

Rahmat mengatakan selama ini Toyota Astra Motor merupakan market leader dengan mengasai mayoritas pangsa pasar mobil sedan untuk taksi karena kepercayaan dari perusahaan operator kendaraan umum tersebut yang terjaga secara baik.

Untuk iut, lanjutnya, Toyota berusaha mempertahankan posisi sebagai market leader itu dengan meluncurkan produk yang propasar dengan model dan disainnya yang semakin elegan dan sporti sehingga lebih memenuhi harapan operator taksi dan sekaligus konsumennya.

Sementara itu Sigit Djokosoetono, Director Blue Bird Group, sebelumnya mengatakan perusahaan terus berekspansi mengembangkan jumlah armda dari yang sekarang seluruhnya mencapai 25.000 unit tersebar di seluruh wilayah operasi Blue Bird Group di Indonesia.

Rencana ekspansi tersebut antara lain melalui bekerja sama dengan BMW Group Indonesia untuk menggunakan sedan BMW 730Li dan BMW 528i Luxury sebagai taksi limusin premium dan dengan PT Nissan Motor Indonesia memesan 500 unit Nissan Almera untuk taksi reguler.

“Selain meningkatkan jumlah armada taksi premium, tentunya kami juga ingin menambah jumlah taksi Blue Bird yang sekarang ini kami operasikan seluruhnya mencapai 25.000 unit tersebar di seluruh daerah operasi Blue Bird Group di Indonesia,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

etios pt toyota astra motor limo almera
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top