BIsniis.com, KARAWANG - Sektor industri otomotif di Indonesia bekembang cukup pesat pada kuartal I-2014 setelah mengalami peningkatan investasi cukup signifikan selama empat tahun terakhir, kata Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Mahendra Siregar, Selasa (25/2/2014).
Atas perkembangan sektor otomotif yang cukup pesat itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis realisasi investasi kuartal I-2014 mencapai angka Rp100 triliun.
"Investasi di sektor otomotif pada 2013 mencapai US$ 3,7 miliar. Tingkat investasinya naik 10 kali lipat dibandingkan tahun 2010," kata dia, disela acara pencanangan tiang pertama pembangunan pabrik mesin Toyota di Karawang.
Dikatakannya, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) merupakan salah satu perusahaan otomotif yang melakukan investasi Rp2,3 triliun di awal tahun 2014.
Selain itu, BKPM juga kini telah menerima rencana investasi 570 proyek penanaman modal asing (PMA) dan 57 penanaman modal dalam negeri (PMDN) di sektor otomotif.
Jika realisasi investasi di kuartal I-2014 menembus Rp 100 triliun, maka BKPM menembus rekor terbaru. Rekor tersebut adalah perolehan realisasi investasi sebesar Rp100 triliun dalam 3 kuartal berturut-turut.
"Selain otomotif, sektor elektronik juga mengalami peningkatan di kuartal I-2014," kata Mahendra.(Antara)
Industri Otomotif Berkembang Pesat Di Indonesia
Sektor industri otomotif di Indonesia bekembang cukup pesat pada kuartal I-2014 setelah mengalami peningkatan investasi cukup signifikan selama empat tahun terakhir, kata Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Mahendra Siregar, Selasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Martin Sihombing
Editor : Martin Sihombing
Topik
Konten Premium
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.
3 menit yang lalu
Revisi JP Morgan untuk Saham BRI (BBRI)
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru
13 jam yang lalu
Mitsubishi Bidik Penjualan 1.500 Unit Mobil di GJAW 2024
14 jam yang lalu