Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daihatsu Malang Catat Penjualan 1.200 Unit

Bisnis.com, MALANG- PT Astra Internasional Tbk-Daihatsu cabang Malang jelang tutup tahun mampu mencatat penjualan sebanyak 1.200 unit dari target yang dipatok sepanjang 2013 mencapai 1.500 unit.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 11 Oktober 2013  |  17:40 WIB
Daihatsu Malang Catat Penjualan 1.200 Unit

Bisnis.com, MALANG- PT Astra Internasional Tbk-Daihatsu cabang Malang jelang tutup tahun mampu mencatat penjualan sebanyak 1.200 unit dari target yang dipatok sepanjang 2013 mencapai 1.500 unit.

Agus Mulyadi, Kepala PT Astra Internasional Tbk-Daihatsu Cabang Malang mengatakan angka penjualan tersebut tercatat sepanjang Januari-September 2013.

“Angka penjualan tersebut meliputi all varian dan tetap didominasi Xenia yang merupakan back bone [tulang punggung] penjualan,” kata Agus di Malang, Jumat (11/10/2013).

Menurutnya Xenia mampu menguasai sekitar 30%-35% penjualan, disusul Grand Max jenis pick up sebesar 15%, dan sisanya diisi oleh tipe Sport Utility Vehicle (SUV) yakni Terios.

Pihaknya optimistis target 2013 sebanyak 1.500 unit akan mampu terealisasi. Sisa waktu yang ada bakal dimaksimalkan untuk mengejar sisa target yang ada. Hal itu mengacu pada tingkat penjualan untuk Xenia, Grand Max, maupun Terios yang bagus.

“Bulan lalu misalnya [Agustus] penjualan Xenia mencapai 58 unit dan Terios 18 unit,” jelasnya.

Disinggung soal target penjualan pada 2014 mendatang, Agus mengatakan bakal mengalami kenaikan sebesar 18%-20%. Dengan begitu angka penjualan Daihatsu all varian di Cabang Malang diperkirakan sekitar 1.993 unit. (ltc)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra xenia daihattsu
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top