Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indomobil Dirikan Usaha Patungan Onderdil

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk mendirikan perusahaan patungan dengan peritel onderdil otomotif asal Jepang Autobacs Seven guna memperkuat pasar aksesori dan onderdil otomotif.
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 23 Juli 2013  |  22:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk mendirikan perusahaan patungan dengan peritel onderdil otomotif asal Jepang Autobacs Seven guna memperkuat pasar aksesori dan onderdil otomotif.

Melalui anak usahanya PT Central Sole Agency, Indomobil mendirikan PT Autobacs Indomobil Indonesia dengan kepemilikan saham perseroan sebesar 51% dan Autobacs sebesar 49%.

Menurut riset PT Mandiri Sekuritas yang diperoleh Bisnis, Selasa (23/7), penyetoran modal untuk membangun perusahaan patungan tersebut mencapai US$18 juta, atau setara dengan Rp181,18 miliar.

Namun, ketika dikonfirmasi, Jusak Kertowidjojo, Direktur Utama Indomobil, menuturkan nilai investasi pembentukan usaha patungan tersebut tidak mencapai US$18 juta.

“Benar kami memang mau membuka usaha patungan tersebut. Nilainya jauh di bawah itu. Saat ini masih dibicarakan,” katanya, Selasa (23/7).

Autobacs Seven adalah perusahaan ritel pelopor pelayanan satu atap dan toko serba ada di Jepang yang menyediakan barang-barang otomotif, layanan instalasi, penjualan dan pembelian mobil, perawatan mobil dan inspeksi, serta pengecatan.

Pada laporan keuangan 2012 yang dibukukan pada Maret 2013, Autobacs Seven mencatat penjualan global 230 miliar yen, setara Rp23,26 triliun, dan laba bersih 8 miliar yen, setara Rp809,25 miliar.

Secara global, perusahaan memiliki jaringan 552 toko di Jepang dan 27 toko di negara lain, termasuk 11 toko di Prancis, enam toko di Taiwan, empat toko di Thailand, tiga toko di Singapura, dua toko di China, dan satu toko di Malaysia.

Menurut riset tersebut, anak usaha baru Indomobil dapat menambah 3%—5% pendapatan perusahaan serta membuat net margin perseroan membaik dibandingkan dengan segmen diler untuk perkembangan bisnis jangka panjang.

Dari sisi konsolidasi, Mandiri Sekuritas memerkirakan kontribusi Autobacs Indomobil akan mencapai 2%—3% untuk laba bersih Indomobil secara porsional pada kepemilikan 51%. Bisnis tersebut juga kemungkinan akan dimulai pada 2014 dengan pembukaan toko baru di daerah Serpong, Banten.

Biaya investasi dalam 3 tahun ke depan diperkirakan mencapai US$6 juta, setara dengan Rp60,42 miliar, terutama untuk pembukaan lima toko pada 2014 dan 10 toko pada 2015 dan 2016. Bisnis tersebut juga terbuka untuk kesempatan waralaba.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indomobil onderdil
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top