Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OTOMOTIF: Suzuki Bangun Brand Dongkrak Penjualan

BOGOR: PT Suzuki Indomobil Sales, agen tunggal pemegang merek mobil Suzuki, segera menyosialisasikan primary brand image Suzuki sebagai visi dan misinya dengan sasaran utama mendongkrak penjualan, peningkatan kualitas produk dan layanan untuk konsumen.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 02 Mei 2013  |  15:08 WIB

BOGOR: PT Suzuki Indomobil Sales, agen tunggal pemegang merek mobil Suzuki, segera menyosialisasikan primary brand image Suzuki sebagai visi dan misinya dengan sasaran utama mendongkrak penjualan, peningkatan kualitas produk dan layanan untuk konsumen.

Davy Tuilan, Markting and Dealer Network Development Director Suzuki Indomobil Sales, mengatakan konsep primary brand image terus disempurnakan agar lebih efektif dapat membangun loyalitas konsumen terhadap merek Suzuki dan semua produknya seperti Ertiga, Grand Vitara, Swift, Splash, APV dan pikap Mega Carry. 

"Primary brand image merupakn visi dan misi Suzuki yang disampaikan kepada pasar di Indonesia, sehingga nantinya ketika disebut kata Suzuki maka pikiran orang mengatakan itulah mobil saya," katanya saat acara test dirve Suzuki Ertiga Automatik di Bogor, Selasa (1/5/2013). 

Menurutnya, citra merek utama dari Suzuki diturunkan ke semua brand image produknya seperti Ertiga, Grand Vitara, Swift, Splash, APV dan pikap Mega Carry dengan keunikannya masing-masing yang tetap mempunyai benang merah kepada primary brand image Suzuki.

Dia mengatakan tahap awal membangun brand image dilakukan dengan membuat gebrakan promosi secara besar-besaran untuk Ertiga Automatic di puluhan media cetak, online, radio dan televisi hingga jejaring sosial, bioskop XXI dan billbord secara serentak pada 17 Mei 2013.

"Kami berharap pada 17 Mei 2013 mulai pukul 00.01 WIB konsumen dan masyarakat Indonesia mendapatkan brand image produk Suzuki dengan tagline Ertiga lebih mengerti keluarga," tegasnya.

Davy menjelaskan gebrakan promosi Ertiga Automatic yang serentak pada hari yang sama tersebut melalui iklan jaket di tujuh koran besar, iklan biasa di 29 koran di seluruh Indonesia, 7 stasiun televisi, 22 radio, 9 majalah dah tabloid, 9 media internet dan 4 sosial media.

Iklan Ertiga Automatic juga tayang di 51 bioskop XXI di seluruh Indonesia serta mulai pukul 00.01 WIB pada 17 Mei 2013 jejaring sosial twitter dan facebook yang follower-nya di atas sejuta juga mengiklankan produk unggulan Suzuki tersebut.

Sementara itu, Endro Nugroho, Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales, mengatakan dua tipe Ertiga transmisi otomatis dengan pendingin ruang double blower dibandrol secara on the road untuk tipe GL seharga Rp173,8 jutan dan tipe GX Rp185,8 juta.

Selanjutnya, Suzuki Ertiga untuk transmisi manual yaitu tipe GA berpendingin ruang single blower seharga Rp148 juta dan dua tipe berikutnya GL double blower dibandrol Rp162,8 juta dan tipe GX double blower Rp174,8 juta.

Menurutnya, Ertiga transmisi automatic 5 percepatan dibekali mesin K14B dan teknologi variable valve timing (VVT) menghasilkan daya maksimum 95 Ps pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm.

Kendaraan kursi tiga baris untuk 7 penumpang itu, lanjutnya, juga dilengkapi fitur keselamatan paling lengkap di kelasnya, seperti dual SRS airbag untuk penumpang di depan dan side impact beam, serta anti lock breaking system dengan EBD function.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ertiga suzuki Suzuki Indomobil Sales
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top