Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gaikindo Ngadu ke Menperin soal BBM, Harga Bahan Baku dan Mikrocip

Gaikindo menyebut masalah kelangkaan semikonduktor menjadi penyebab terhambatnya pertumbuhan industri kendaraan roda empat.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 24 Juli 2022  |  13:03 WIB
Gaikindo Ngadu ke Menperin soal BBM, Harga Bahan Baku dan Mikrocip
Yohannes Nangoi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi bertemu dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita untuk membahas terkait perkembangan industri otomotif nasional.

Pertemuan antara Gaikindo dan Menperin Agus Gumiwang dilaksanakan pada dua minggu yang lalu. Pada pertemuan tersebut, Menperin Agus menanyakan apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah terhadap industri otomotif. Gaikindo pun menyampaikan sejumlah isu yang dihadapi industri otomotif.

“Terus terang kami terpukul atas dua hal utama. Pertama, kenaikan bahan bakar minyak yang luar biasa karena krisis bahan bakar dan pangan. Lalu harga bahan baku juga tinggi,” kata Yohannes, Sabtu (23/7/2022).

Yohannes menjelaskan bahwa tantangan kedua dan merupakan yang utama bagi pelaku usaha adalah masih langkanya pasokan semikonduktor. Mereka tidak bisa memenuhi permintaan pasar karena terbatasnya komponen yang membuat produksi terhambat.

Oleh karena itu, Gaikindo akan fokus pada penyelesaian masalah tersebut. Yohannes menargetkan ketersediaan mikrocip bisa mengalir sebelum 2022 berakhir.

Kelangkaan semikonduktor menjadi biang keladi terhambatnya pertumbuhan industri kendaraan roda empat. Padahal, tahun ini Yohannes melihat anggotanya memiliki roda bisnis yang cukup cerah.

“Akhir Juni kita tutup penjualan kita [di semester I/2022] dengan angka 475.000 unit, tumbuh 20 persen dibandingkan tahun lalu. Ekspor kita juga cukup melejit,” jelasnya.

Berdasarkan data Gaikindo, total penjualan wholesale kendaraan bulan lalu sebanyak 79.168 unit. Realisasi tersebut naik 60,08 persen dari Mei sebesar 49.453 unit.

Meski tumbuh cukup signifikan, penjualan pada Juni tidak seperti bulan-bulan sebelumnya sepanjang 2022 yang terserap di atas 80.000 kendaraan.

Pada 4 bulan pertama tahun ini, Gakindo mencatat secara berturut-turut penjualan wholesales yaitu 84.061, 81.224, 98.536, dan 82.879 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaikindo menperin Agus Gumiwang industri otomotif semikonduktor
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top