Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Otomotif Indonesia Ganti Strategi, Ini Posisi yang Diincar

“Apabila industri otomotif tumbuh, maka hampir bisa dipastikan industri lain akan mengikuti. Bahkan, industri yang tidak ada hubungannnya pun akan cukup naik.”
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 24 Juli 2022  |  12:33 WIB
Industri Otomotif Indonesia Ganti Strategi, Ini Posisi yang Diincar
Suzuki meluncurkan varian terbaru Ertiga di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021. - SIS

Bisnis.com, JAKARTA – Kalangan pelaku industri otomotif di Tanah Air telah menemui Kementerian Perindustrian untuk membeberkan strategi menjadi pahlawan devisa.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nagoi mengatakan bahwa organisasinya bakal mengubah stigma negatif industri roda empat. Sejauh ini stigma yang diterima sering kali disebut biang polusi dan menghamburkan uang negara.

“Oleh karena itu, tekad kita adalah membenahi diri dan menjadi pahlawan devisa,” katanya di Jakarta pekan ini.

Yohannes menjelaskan bahwa keinginan tersebut telah dibicarakan dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada bulan ini. Pada pertemuan itu, Gaikindo berkomitmen untuk memperbanyak ekspor daripada impor. Dengan begitu, mereka bisa berkontribusi yang positif bagi negara.

“Ada dua jalan untuk menjadi pahlawan devisa. Pertama adalah kita tingkatkan kandungan lokal, kurangi impor dan kedua menggenjot ekspor,” jelasnya.

Terkait dengan menyumbang polusi, Yohannes menuturkan bahwa tanpa disadari kendaraan di Indonesia telah mengarah pada pengurangan emisi karbon. Itu terlihat dari mesin yang mengikuti standar Euro 4. Di saat yang sama, Gaikindo juga tengah mendukung percepatan kendaraan listrik. Upaya-upaya tersebut merupakan langkah kontret menghilangkan dua stigma negatif yang ada saat ini.

Menurut, Yohannes, industri otomotif merupakan tolok ukur pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal tersebut dilakukan oleh beberapa negara di dunia.

“Apabila industri otomotif tumbuh, maka hampir bisa dipastikan industri lain akan mengikuti. Bahkan, industri yang tidak ada hubungannnya pun akan cukup naik,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaikindo otomotif mobil
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top