Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Omicron Merajela, Honda Bidik Penjualan Motor Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

PT Astra Honda Motor (AHM) optimistis pertumbuhan penjualan sepeda motor sekitar 10 persen menyusul adanya kenaikan penyebaran Covid-19 varian Omicron.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  15:14 WIB
Diler Sepeda Motor Honda.  - wahanaartha.com
Diler Sepeda Motor Honda. - wahanaartha.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Astra Honda Motor (AHM) menargetkan pertumbuhan penjualan sepeda motor sekitar 10 persen seiring dengan pemulihan ekonomi dan potensi penyebaran Covid-19 varian Omicron.

"Harapan kami pada 2022 dengan kondisi protokol kesehatan, pengendalian Covid, mobilitas membaik, ekonomi bergulir, [harga] komoditas kita harapkan stabil, market [sepeda motor] kami berharap bisa tumbuh 10 persen dibanding 2021, bisa menjadi 5,1 juta sampai 5,5 juta unit," kata Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (20/1/2022).

Menurutnya, lonjakan pasar sepeda motor tahun lalu tidak lepas dari pengendalian pandemi Covid-19, kenaikan harga komoditas terutama kelapa sawit dan batu bara, serta dukungan pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat menengah ke bawah.

Lebih lanjut, ia menambahkan penjualan sepeda motor Honda melonjak 40 persen dengan angka hampir 4 juta unit atau tepatnya 3,928 juta unit dan menguasai sekitar 77-78 persen pasar sepeda motor di Indonesia.

"Kontribusi pasar terbesar masih sepeda motor matik 88-89 persen, 5 persen di segmen sepeda motor bebek, dan 6-7 persen sepeda motor sport," kata Thomas.

Ia optimistis dengan pengalaman menghadapi dampak pandemi Covid-19 sepanjang 2020, seluruh stakeholder penjualan sepeda motor Honda, termasuk manufaktur, jaringan dealer, dan pembiayaan, mampu menghadapi tantangan 2022 dengan menghasilkan pertumbuhan penjualan tahun ini.

"Tahun 2020 kita hanya jualan 3,3 juta unit, dan pasar sepeda motor nasional saat itu di bawah 4 juta," ujar Thomas.

Sementara itu, Eksekutif Wakil Presdir AHM Johannes Loman mengakui penyebaran Covid-19, khususnya varian Omicron, saat ini masih menjadi perhatian dalam memproyeksi pasar sepeda motor di Indonesia. Tetapi, belajar dari pengalaman pandemi Covid-19 pada 2020, perusahaan lebih siap menghadapi perkembangan.

"Organisasinya sudah belajar, jadi [sudah] pintar," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

honda astra honda motor Penjualan Sepeda Motor

Sumber : Antara

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top