Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Huawei, Kini Giliran Sony Segera Masuk ke Industri EV

Chief Executive Officer Kenichiro Yoshida Sony sebelumnya mengumumkan pembentukan Sony Mobility Inc. Perusahaan juga memperkenalkan prototipe SUV listrik.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  11:27 WIB
Sony Vision S.  - Sony
Sony Vision S. - Sony

Bisnis.com, JAKARTA – Sony Group Corp. bersiap memasuki industri komersial kendaraan listriknya, menyusul sejumlah perusahaan misalnya Xiaomi dan Huawei yang juga masuk ke pasar yang sama.

Chief Executive Officer Kenichiro Yoshida Sony sebelumnya mengumumkan pembentukan Sony Mobility Inc. Bersamaan dengan pengumuman itu, Sony juga memperkenalkan prototipe SUV listrik meski tidak dibarengi dengan penjelasan soal harga dan rencana peluncurannya.

Sony adalah pemimpin pasar untuk pembuatan sensor kendaraan otonom dan self-aware, segmen yang saat berkembang signifikan dari bisnis utamanya yakni ponsel pintar dan kamera.

“Kami sedang menjajaki peluncuran Sony EV. Sony diposisikan sebagai perusahaan hiburan yang kreatif dan mendefinisikan mobilitas,” katanya, dikutip dari Bloomberg, Rabu (5/1/2022).

Pada 2020, Sony memamerkan prototipe kendaraan listriknya yang dinamakan ‘dubbed Vision-S’. Produksi mobil listrik tersebut menggandeng sejumlah perusahaan otomotif lainnya yakni Magna International Inc. dan Robert Bosch GmbH.

Sejumlah perusahaan teknologi mulai Xiaomi Corp., Foxconn Technology Group, hingga Huawei mulai masuk ke ekosistem kendaraan listrik. Tak hanya itu, raksasa teknologi Apple juga mengumumkan rencana untuk mulai melakukan pengembangan mobil listrik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik sony huawei

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top