Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pamor LCGC di GIIAS Meredup? Ini Kata Daihatsu

Daihatsu mencatat penjualan LCGC kompak terkoreksi lebih tinggi dibandingkan dengan penurunan total di GIIAS 2021 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 23 November 2021  |  14:40 WIB
Pamor LCGC di GIIAS Meredup? Ini Kata Daihatsu
Daihatsu Sigra tampil di GIIAS 2021. - ADM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat penjualan LCGC Ayla dan Sigra melorot sepanjang GIIAS 2021 dibandingkan dengan GIIAS 2019. Data internal perusahaan menunjukan penjualan Ayla turun 47 persen menjadi 59 unit dan Sigra merosot 77 persen menjadi 59 unit. 

Marketing Director and Corporate Planning and Communication Director ADM Amelia Tjandra mengatakan bahwa hal tersebut bukan berarti LCGC kehilangan pamornya. Menurutnya segmen yang datang ke GIIAS berbeda, sehingga tidak dapat menggambarkan pasar secara utuh. 

"Sigra saat ini tetap menjadi mobil terlaris di Daihatsu, yang mana penjualannya diatas 4000 unit sebulan," ujar Amelia kepada Bisnis, Selasa (23/11/2021).

Adapun Daihatsu mencatat penjualan selama selama pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 sebanyak 504 unit. Xenia generasi ketiga atau All New Xenia menjadi kontributor utama dengan capaian 104 unit. 

Hal ini berbeda dengan GIIAS 2019, di mana yang menjadi primadona di booth Daihatsu adalah Sigra dengan total penjualan 253 unit dan Ayla menjadi mobil terlaris ketiga setelah Terios, dengan capaian 111 unit

Sementara itu, pada GIIAS 2019, sepanjang 11 hari pameran, Daihatsu mengantongi penjualan 701 unit. Model yang berkontribusi paling utama, yaitu Sigra dengan jumlah 36 persen atau 253 unit, Terios 17 persen (119 unit), Ayla 16 persen (111 unit) dan Xenia 11 persen (77 unit).

Model lain yang memberikan kontribusi, yaitu Granmax pickup dan minibus. Masing-masing model itu memberikan kontribusi 6 persen (42 unit).

Sedangkan pada GIIAS 2021, Daihatsu mencatatkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 504 unit. Model yang berkontribusi paling besar Xenia dengan jumlah 27 persen atau 133 unit, di mana 29 unit tersebut merupakan generasi kedua Xenia.

Di posisi kedua terdapat Rocky dengan jumlah SPK sebanyak 108 unit atau 21 persen, Terios 74 unit (15 persen). Sedangkan Ayla dan Sigra mencatatkan penjualan sama sebanyak 59 unit (12 persen).

Grandmax minibus pun menunjukan kenaikan satu persen menjadi 7 persen dengan penjualan 33 unit, sedangkan untuk Pickup turun menjadi 5 persen dengan SPK 26 unit.

Dalam laporannya Daihatsu menargetkan SPK pada GIIAS 2021 sebanyak 500 unit. Hal ini pun menunjukan target penjualan tersebut sudah tercapai 101 persen.

Hingga Oktober 2021, Daihatsu tetap mempertahankan peringkat 2 penjualan otomotif nasional dengan market share untuk retail sales sebesar 17,4 persen, dan wholesales 18,9 persen.

Secara bulanan, penjualan Daihatsu pada Oktober 2021 naik menjadi 14.301 unit. Adapun tiga teratas penjualan adalah Sigra 3.905 unit atau berkontribusi 27,3 persen, disusul Gran Max PU 3.818 unit (26,7 persen), dan Ayla 2.049 unit (14,3 persen).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LCGC PT Astra Daihatsu Motor GIIAS 2021
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top