Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga yang Miring Bikin Gaikindo Pede LCGC Masih Tenar

Berdasarkan data wholesale Gaikindo dari paparan Astra International, penjualan mobil LCGC bulanan Agustus tahun ini mencapai 14.027 unit.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 16 September 2021  |  13:12 WIB
Ilustrasi mobil LCGC
Ilustrasi mobil LCGC

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan mobil low cost green car (LCGC) diperkirakan masih menjadi pilihan seiring dengan harganya yang masih sangat terjangkau.

Berdasarkan data wholesale Gaikindo dari paparan Astra International Senin, (13/9/2021), penjualan mobil LCGC bulanan Agustus tahun ini 14.027 unit, dengan akumulasi tahunan mencapai 95.919 unit. Adapun, penjualan mobil sepanjang 2020 mencapai 104.650 unit.

Pencapaian LCGC ini memang lebih baik dibandingkan periode sama tahun lalu. Tetapi, tidak sekuat penjualan akumulasi mobil nasional yang telah melewati realisasi tahun lalu. Penjualan mobil nasional sepanjang 8 bulan pertama tahun ini tercatat 543.424 unit, atau lebih tinggi dari realisasi setahun penuh 2020 yakni 532.407 unit.

Jika menyelisik lebih dalam, penjualan LCGC pada Agustus 2021 dari mobil-mobil Astra sebanyak 12.192 unit dengan akumulasi tahunan 71.612 unit. Sementara itu, non-Astra mencatat 1.835 unit dengan akumulasi tahunan 24.307 unit.

Ketua I GAIKINDO Jongkie D Sugiarto mengatakan mobil LCGC adalah kesempatan pelaku industri otomotif untuk meningkatkan komponen lokal produksinya. Tak hanya itu, pasar mobil LCGC masih sangat terjangkau untuk pendapatan masyarakat Indonesia sehingga masih banyak menjadi incaran.

"Pasar mobil-mobil LCGC masih cukup baik, karena harganya sangat terjangkau. Sehingga masih ada potensi untuk pertumbuhan penjualan yang cukup baik," katanya kepada Bisnis, Kamis (16/9/2021).

Dia menyampaikan harga dari mobil ini pun tak mendapat pengaruh banyak dari relaksasi PpnBM karena LCGC sudah mendapatkan bebas PpnBM.

"Penjualannya hanya agak terganggu oleh mobil yang mendapat fasilitas bebas PpnBM," imbuhnya.

Sebelumnya, Honda Indonesia optimistis mobil LCGC Honda Brio Satya akan tetap mempertahankan pangsa pasar 17,5 persen tahun ini.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy menyampaikan penjualan LCGC Honda masih sangat baik.

Perseroan mencatat penjualan Honda Brio Satya Januari hingga Agustus 2021 sebanyak 22.949 unit, dengan pangsa pasar 17,5 persen.

"LCGC kami masih tetap yang terbaik, LCGC hanya disusul LMPV dan LSUV. Target kami adalah mempertahankan pangsa pasar tertinggi di segmen LCGC," sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaikindo LCGC
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top