Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Toyota Raize GR Sport TSS Inden hingga 2022, Masih Kebagian PPnBM?

Minat konsumen terhadap Raize tetap tak terbendung dengan membukukan pesanan 2.914 selama tiga pekan dipasarkan di Indonesia.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 21 Mei 2021  |  20:08 WIB
Toyota Riaze.  - Auto2000
Toyota Riaze. - Auto2000

Bisnis.com, JAKARTA – Varian tertinggi dari Toyota Raize, GR Sport TSS, dikabarkan inden hingga tahun depan. Dengan demikian, varian tertinggi ini tak dapat menikmati insentif pajak pembelian atas barang mewah (PPnBM).

“Benar [inden] sampai dengan Januari 2022, yang ready Toyota Raize GR Sport non TSS,” ujar salah satu pramuniaga dealer Toyota, di Jakarta, Jumat (21/5/2021).

Menanggapi hal tersebut, Customer Satisfaction and Marketing Communication Department Head at PT Astra International Tbk – Toyota Indonesia Cahaya Fitri Tantriani mengatakan belum mengetahui kabar tersebut.

“Saya belum update datanya, harus dicek dulu,” ujarnya.

Kendati inden, minat konsumen terhadap Raize tetap tak terbendung. Jumlah pemesanan Toyota Raize selama tiga pekan dipasarkan di Indonesia mencapai 2.914 unit. Angka ini berdasarkan pada data surat pemesanan kendaraan (SPK) yang masuk ke PT Toyota Astra Motor (TAM) hingga 20 Mei 2021.

Adapun Raize diluncurkan di Indonesia pada 30 April 2021. Model ini ditawarkan dalam delapan varian dengan harga mulai Rp 219,9 juta hingga Rp 265,9 juta. TAM menargetkan penjualan bulanan untuk Raize sebesar 2.000 unit.

Sebelumnya, TAM mengumumkan pemesanan Raize di sepekan pertama setelah diluncurkan mencapai 1.269 unit. Toyota Raize merupakan salah satu model yang mendapatkan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku mulai 1 Maret 2021.

Namun, akibat inden, konsumen yang membeli pada tahun ini diperkirakan tidak mendapatkan insentif PPnBM.

Pasalnya, konsumen yang melakukan pembelian setelah Mei akan dikenakan relaksasi 50 persen, sesuai dengan aturan. Relaksasi PPnBM sebesar 50 persen berlaku selama periode Juni–Agustus, sementara September hingga akhir 2021 relaksasi PPnBM menjadi 25 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak otomotif mobil toyota PPnBM
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top