Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelombang Kedua Covid-19 Bikin Laba Maruti Suzuki India Anjlok

Saat ini, kasus Covid-19 di India semakin tidak terkendali. Para dokter kelelahan dan semakin kewalahan menangani jumlah pasien yang terus membeludak.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 27 April 2021  |  17:13 WIB
Tenaga medis berupaya menyelamatkan pasien di tengah serangan gelombang kedua Covid-19 di India  -  Express Photo by Amit Chakravarty
Tenaga medis berupaya menyelamatkan pasien di tengah serangan gelombang kedua Covid-19 di India - Express Photo by Amit Chakravarty

Bisnis.com, JAKARTA – Gelombang kedua pandemi Covid-19 yang melanda India membuat laba Maruti Suzuki India Ltd tertekan.

Dikutip dari Bloomberg, Selasa (27/4/2021), Suzuki Motor Corp Jepang menyebutkan bahwa pendapatan bersih perusahaan turun 9,3 persen menjadi 11,7 miliar rupee atau setara US$157 juta pada kuartal pertama 2021.

Industri otomotif mengalami pemulihan permintaan yang luas sepanjang Januari-Maret dari tahun sebelumnya, atau ketika hampir di seluruh dunia tengah bergulat dengan wabah.

Namun, beberapa waktu ini, India sedang sedang berjuang melawan gelombang infeksi Covid yang lebih mematikan yang telah mendorong penguncian wilayah baru di beberapa bagian negara tersebut.

Kondisi itu pun memukul permintaan konsumen dan menutup kegiatan bisnis. Hero MotoCorp Ltd, pembuat sepeda motor dan skuter, memutuskan untuk menghentikan operasi sementara di semua fasilitas manufakturnya karena lonjakan kasus Covid.

Saat ini, kasus Covid-19 di India semakin tidak terkendali. Para dokter kelelahan dan semakin kewalahan menangani jumlah pasien yang terus membeludak.

Melansir Straits Times, sebuah koran lokal di Kota Gujarat mendedikasikan delapan halaman dari 20 halamannya untuk menuliskan 285 orang yang meninggal akibat Covid-19 selama sepekan terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india suzuki Covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top