Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada PPnBM Nol Persen, Mitsubishi Incar Penjualan 90.000 Unit

Ada dua model Mitsubishi yang mendapatkan relaksasi PPnBM nol persen periode Maret-Mei 2021 yakni Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 April 2021  |  19:08 WIB
Logo Mitsubishi Motors Corp tampak di kantor pusat Tokyo, Jepang.  - Reuters
Logo Mitsubishi Motors Corp tampak di kantor pusat Tokyo, Jepang. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) optimistis bisa meraih penjualan sebanyak 90.000 pada tahun fiskal 2021. Dari angka itu, penjualan kendaraan penumpang ditargetkan sebanyak 60.000 unit dan kendaraan niaga ringan 30.000 unit.

Presiden Direktur PT MMKSI Naoya Nakamura optimistis target tersebut bisa diraih karena sejumlah faktor. Satu di antaranya adalah adanya relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil bermesin di bawah 1.500 cc.

Ada dua model Mitsubishi yang mendapatkan relaksasi PPnBM nol persen periode Maret-Mei 2021 yakni Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross.

“Dampaknya sangat positif untuk penjualan, terutama untuk model yang mendapatkan relaksasi,” kata Nakamura dalam konferensi virtual, Selasa, 6 April 2021.

Menurut Nakamura, relaksasi PPnBM tidak hanya mendongkrak penjualan, tetapi juga menggairahkan industri secara keseluruhan. “Produksi meningkat, dan dampak positif lainnya adalah konsumen lebih mudah dalam mendapatkan mobil impiannya,” ujar dia.

Sepanjang tahun lalu, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi mencapai 54.768 unit (Januari-Desember 2020).

Dari angka itu, kendaraan penumpang yang terdiri dari Mitsubishi Xpander, Xpander Cross, Pajero Sport, Eclipse Cross, dan Outlander PHEV menyumbang 34.504 unit. Angka ini terkoreksi 57,2 persen dari tahun sebelumnya karena daya beli konsumen menurun yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Sementara itu, kendaraan niaga ringan Mitsubishi yang terdiri dari Triton, L300, dan T-120SS menyumbang 20.264 unit. Angka ini juga tercatat mengalami penurunan sebesar 47 persen dibanding tahun 2019.

“Secara total, angka penjualan kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia terkoreksi 55,4 persen,” kata Irwan Kuncoro, Direktur Pemasaran MMKSI.

Meski tahun lalu merupakan tahun yang sulit, Irwan menambahkan, sejumlah model Mitsubishi memiliki capaian yang positif di setiap segmennya. Xpander, termasuk Xpander Cross meraih pangsa pasar sebesar 24,1 persen pada segmen LMPV.

Kendaraan niaga L300 menjadi pemimpin pasar di kelas pikap dengan pangsa pasar 60,6 persen. Sedangkan Triton menjadi pemimpin di segmen kelas 4x4 dengan pangsa pasar 53,6 persen. Pajero Sport juga menjadi pemimpin di segmen 4x4 dengan pangsa pasar 53,2 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil mitsubishi

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top