Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Anggap Remeh Recall Daihatsu-Toyota, Bisa Bikin Mesin Mati

Kerusakan pada fuel pump membuat Electronic Computer Unit (ECU) akan membaca tekanan fuel pump tidak maksimal sehingga menyebabkan lampu indikator mesin (engine light) di meter cluster akan menyala.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 22 Maret 2021  |  14:59 WIB
Logo Toyota - Reuters/Yuya Shino
Logo Toyota - Reuters/Yuya Shino

Bisnis.com, JAKARTA — PT Toyota Astra Motor (TAM) dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menarik kembali (recall) sejumlah produk terkait masalah pompa bensin (fuel pump). Ini adalah lanjutan dari recall serupa yang dilakukan tahun sebelumnya oleh agen pemegang merek Toyota di Indonesia. 

Tahun lalu, TAM telah melakukan aktivitas recall terkait masalah komponen pompa bahan bakar pada kendaraan pada Juli 2020 lalu. Pada saat itu, Alphard produksi tahun 2017—2018, Corolla produksi tahun 2018, FJ Cruiser produksi tahun 2013—2014, dan Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi tahun 2017—2019 masuk dalam daftar. 

Berdasarkan hasil pengecekan, Toyota memperluas cakupan model-model yang masuk ke dalam aktivitas tersebut, yaitu Alphard tahun produksi 2017-2019, C-HR tahun produksi 2018-2019, Corolla tahun produksi 2019, Camry tahun produksi 2019, Voxy tahun produksi 2018-2019, Kijang Innova tahun produksi 2018-2019, Fortuner tahun produksi 2018-2019, Hilux tahun produksi 2019, Toyota Avanza tahun produksi 2017-2019, dan Rush tahun produksi 2017-2019. 

Sementara itu agen pemegang merek Daihatsu di Indonesia mengumumkan bahwa Xenia, Terios, dan Sirion juga mengalami masalah serupa. Recall fuel pump mencakup 41.152 unit All New Terios dan New Sirion produksi Desember 2017 hingga Juni 2019, serta 53.246 Great dan Grand New Xenia tahun produksi Oktober 2017 sampai dengan Juni 2019. 

PR Department Head PT TAM Dimas Ibrahim Aksa menjelaskan bahwa kerusakan pada fuel pump membuat Electronic Computer Unit (ECU) akan membaca tekanan fuel pump tidak maksimal sehingga menyebabkan lampu indikator mesin (engine light) di meter cluster akan menyala.

“Jika hal ini terjadi, kemungkinannya mesin tiba-tiba mati karena pasokan bensin terhenti, atau saat dalam kondisi mesin mati akan sulit dihidupkan kembali,” katanya,

Dalam kesempatan berbeda, Head Product Improvement ADM Bambang Supriyadi menjelaskan bahwa mesin akan mengalami gejala tenaga berkurang. "Efek yang akan terasa selain brebet, mesin mobil akan mati atau tenaga akan kurang," katanya. 

Toyota dan Daihatsu memastikan bahwa jaringan bengkel mereka akan membantu konsumen untuk melakukan pengecekan hingga mengganti komponen fuel pump bila diperlukan secara gratis. Proses perbaikan komponen ini diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga empat jam. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil toyota daihatsu Recall Kendaraan
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top