Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Anjlok Awal PSBB, Penjualan Sepeda Motor Mulai Menanjak

Data AISI menunjukkan bahwa pada Juli 2020, industri mampu menjual sebanyak 292.205 unit sepeda motor.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 22 September 2020  |  18:54 WIB
Calon pembeli mencari informasi tentang sepeda motor Yamaha di salah satu diler di Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Calon pembeli mencari informasi tentang sepeda motor Yamaha di salah satu diler di Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia menyebutkan bahwa penjualan sepeda motor saat masa pembatasan sosial berskala besar atau PSBB sempat terkoreksi hingga 82 persen. Namun, secara bertahap kondisi pasar makin menunjukkan pemulihan.

Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala menjelaskan bahwa pada kuartal I/2020, penjualan sepeda motor masih stabil di kisaran 500.000 unit per bulan. Namun, pelemahan pasar mulai terjadi ketika memasuki Maret.

“Pada April penjualan cukup berat karena pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar [PSBB] di Jabodetabek sehingga terkoreksi 78 persen,” ujar Sigit dalam diskusi virtual MarkPlus Industry Roundtable: Automotive Industry Perspective, Selasa (22/9/2020).

Berdasarkan data AISI, penjualan sepeda motor pada April tercatat sebanyak 123.782 unit. Volume tersebut turun 78 persen dibandingkan realisasi penjualan pada Maret yang membukukan 561.739 unit.

Sementara itu, pelemahan kembali terjadi pada Mei. AISI melaporkan bahwa penjualan kendaraan roda dua di Indonesia kembali turun sebesar 82,3 persen, yakni dari 123.782 unit pada April menjadi hanya 21.851 unit di bulan Mei.

“Mei, pasar terkoreksi lebih dari 82 persen saat PSBB diberlakukan hampir di seluruh kota besar di wilayah Pulau Jawa. Saat itu, anggota AISI hampir pabriknya tidak berproduksi karena kami mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah,” tutur Sigit.

Adapun, kondisi pasar sepeda motor mulai membaik saat PSBB memasuki masa transisi di sejumlah daerah. Kondisi ini pun membuat volume kendaraan bermotor langsung melesat sebesar 669 persen atau menjadi 167.992 unit pada Juni.

Memasuki Juli, kondisi pasar kembali tumbuh sebesar 73,9 persen. Data AISI menunjukkan bahwa pada bulan tersebut, industri mampu menjual sebanyak 292.205 unit sepeda motor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top