Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demi Keselamatan, Industri Diminta Perhatikan Level Suara Kendaraan Listrik

Pelaku industri diharapkan memperhitungkan kembali level suara yang dihasilkan kendaraan listrik agar tercipta keselamatan bagi pejalan kaki atau pengendara lain.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 08 September 2020  |  21:59 WIB
Memasuki era e-mobility, sejumlah produsen global tampak agresif menyiapkan berbagai model mobil dengan teknologi yang terus disempurnakan.  - Mitsubishi.com
Memasuki era e-mobility, sejumlah produsen global tampak agresif menyiapkan berbagai model mobil dengan teknologi yang terus disempurnakan. - Mitsubishi.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku industri diharapkan memperhitungkan kembali level suara yang dihasilkan kendaraan listrik agar tercipta keselamatan bagi pejalan kaki atau pengendara lain.

Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Chryshnanda Dwilaksana menuturkan bahwa suara kendaraan listrik perlu diperhatikan supaya menjaga keselamatan semua pengguna jalan.

"Kesenyapan kendaraan juga harus diperhatikan mengingat electric vehicle [EV] adalah kendaraan yang minim dengan suara," tuturnya dalam lokakarya bertajuk Kesiapan Industri EV, Selasa (8/9/2020).

Oleh sebab itu, para pelaku industri kendaraan listrik perlu memerhatikan regulasi soal level minimal suara. Ini diharapkan menjadi tanda bagi para pejalan kaki ataupun pengendara lain ketika kendaraan listrik melintas.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan produsen kendaraan listrik diharapkan segera menerapkan ketentuan seputar EV yang termuat dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor.

Dalam aturan tersebut, pemerintah mengharapkan agar produksi kendaraan bermotor listrik telah memiliku suara, baik dalam hal dimensi maupun ukuran yang juga harus sesuai dengan syarat.

Mengenai suara dan tingkat kebisingan kendaraan, dia menyatakan bahwa dalam PM 33 Tahun 2018 telah diatur bahwa semua motor harus sudah bersuara.

Di sisi lain, Chryshnanda menilai bahwa kecepatan dari kendaraan listrik juga perlu diperhatikan dengan seksama guna menunjang keselamatan berkendara.

"Selain suara yang sangat penting, kecepatan juga menjadi perhatian yang penting. Jadi, jika terjadi benturan dengan kecepatan 30 km/h saja itu bisa berpotensi adanya korban jiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa pengguna jalan," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kendaraan Listrik Keselamatan Berkendara
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top