Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 7 Langkah Mencegah Mobil Terbakar ala Suzuki

Banyak asumsi pemicu terbakarnya mobil secara tiba-tiba, salah satunya karena hubungan pendek arus listrik.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 01 Agustus 2020  |  15:16 WIB
Konsumen dapat membawa kendaraan ke bengkel resmi Body & Paint Suzuki terdekat untuk mendapat layanan terbaik dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. - SIS
Konsumen dapat membawa kendaraan ke bengkel resmi Body & Paint Suzuki terdekat untuk mendapat layanan terbaik dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. - SIS
Bisnis.com, JAKARTA – Pemilik kendaraan sepatutnya hati-hati dengan fenomena mobil terbakar yang sedang melaju ataupun diparkir.
 
Banyak asumsi pemicu terbakarnya mobil secara tiba-tiba, salah satunya karena hubungan pendek arus listrik. Padahal, semua sistem pada kendaraan sudah didesain dan dilakukan uji coba dari sisi kenyamanan, keselamatan, tenaga, dan kecepatan sesuai jenis kendaraan.
 
Pemasangan atau penempatan dan kapasitas komponen kelistrikan pun didesain agar saat terjadi kegagalan, sistem kelistrikan tidak menyebabkan hubungan pendek arus listrik yang dapat mengakibatkan mobil terbakar.
 
Menurut Riecky Patrayudha, 4W, 2W & Marine Service Director, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Sabtu (1/8/2020), ada beberapa kiat untuk mencegah potensi mobil terbakar akibat kelalaian pengguna.
 
1. Selalu cek ruang mesin kendaraan
 
Terkadang saat sedang melakukan pembersihan mesin mobil, kain lap atau material lain tertinggal atau jatuh ke arah knalpot. Hal ini berbahaya karena berpotensi menimbulkan kebakaran.
 
Oleh karena itu, selalu cek ruang mesin secara teliti apakah ada barang yang mudah terbakar tertinggal sebelum menutup kap mesin.
 
2. Pastikan tutup oli terpasang rapat
 
Kebakaran bisa juga dipicu oleh kebocoran oli karena tutup oli tidak terpasang dengan benar. Hal ini disebabkan karena saat mesin hidup, cipratan oil yang keluar dari lubang pengisian oli berpotensi menetes ke knalpot yang panas dan mengubah percikan oli tersebut menjadi api. 
 
3. Hati–hati dalam menginstalasi kabel dan konektor listrik aksesoris tambahan
 
Saat memasang aksesori kelistrikan, dianjurkan untuk menggunakan sekring sebagai pengaman, karena apabila tidak dihiraukan kabel berpotensi meleleh dan menyebabkan mobil terbakar.
 
Selain itu, sekring yang terpasang jauh dari sumber listrik (baterai) dan terminal konektor yang longgar juga dapat mengakibatkan panas berlebih dan menimbulkan percikan api.
 
4. Hindari penggantian headlamp atau foglamp dengan daya watt yang besar
 
Sangat tidak dianjurkan untuk mengganti bohlam headlamp atau foglamp dengan watt yang lebih besar atau menggunakan produk aftermarket yang tidak resmi dari Suzuki.
 
Kapasitas watt yang lebih besar dari standar akan menyebabkan baterai/aki terkuras dan berpotensi mengakibatkan panas yang mampu mengakibatkan kebakaran.
 
5. Pastikan menempatkan mobil jauh dari bahan yang mudah terbakar
 
Hindari menempatkan mobil saat mesin hidup di dekat benda yang mudah terbakar, seperti ranting, sampah, kertas, dan plastik. Apabila benda-benda tersebut menempel ke knalpot, kendaraan dapat berpotensi terbakar tiba-tiba.
 
6. Tidak meninggalkan powerbank yang masih terpasang di soket pengisian
 
Hindari mengisi daya powerbank melalui soket mobil jika mobil akan ditinggalkan dalam waktu yang lama. Pengisian daya powerbank yang masih terpasang di soket, dapat menyebabkan konsleting pada baterai dan berpotensi meledak.
 
7. Hati-hati saat menyimpan korek api ke dalam kendaraan
 
Tanpa disadari, terkadang kita membawa korek api gas dan menyimpannya di dalam kendaraan seperti di dasbor atau laci. Apabila terjadi guncangan atau suhu di dalam kendaraan panas, korek api menjadi mudah meledak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suzuki
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top